Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Evaluasi 50 Titik Longsor di Kutai Timur

  • 01 Mar 2026 18:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menaruh perhatian serius terhadap kondisi jalan nasional di wilayah utara, khususnya di Kabupaten Kutai Timur. Lebih dari 50 titik longsor dan potensi penurunan badan jalan teridentifikasi di sejumlah ruas strategis yang menjadi jalur utama mobilisasi barang dan masyarakat.

Gubernur Rudy Mas'ud turun langsung menyisir jalur Sangatta–Simpang Perdau, Simpang Perdau–Muara Lembak, hingga Muara Lembak–Sangkulirang (Pelabuhan Ronggang). Ruas tersebut dinilai vital karena menopang konektivitas pesisir dan kawasan industri di Kalimantan Timur.

Berdasarkan pemantauan lapangan, pada ruas Sangatta–Simpang Perdau sepanjang 32 kilometer ditemukan sekitar 17 titik longsor dan potensi penurunan badan jalan. Sementara di ruas Simpang Perdau–Muara Lembak sepanjang 13,10 kilometer terdapat 11 titik longsor. Adapun ruas Muara Lembak–Sangkulirang sepanjang 52,14 kilometer teridentifikasi sekitar 22 titik potensi longsor dan kerusakan badan jalan.

Menurut gubernur, keberadaan infrastruktur jalan tersebut menjadi kunci strategis bagi pertumbuhan investasi daerah sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi dan pangan. Perbaikan akses dinilai mendesak agar konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja gubernur selama dua hari. Selain meresmikan Jembatan Nibung dan meninjau KEK Maloy, rombongan sengaja melintasi jalur pesisir hingga ke Sangatta untuk melihat langsung kondisi jalan.

“Sejak pagi hingga sore selama dua hari, rombongan memantau kondisi ruas jalan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kaltim. Temuan di lapangan akan menjadi dasar evaluasi dan perencanaan teknis,” ujarnya, dilansir Minggu, 1 Maret 2026 melalui laman Pemprov Kaltim.

Pemprov Kaltim berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penanganan ruas strategis tersebut menjadi prioritas. Dengan perbaikan bertahap dan terencana, diharapkan konektivitas pesisir hingga kawasan industri di Kutai Timur semakin optimal serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....