Sinergi Polda Kaltim dan Kodam VI/Mulawarman Perkuat Stabilitas Daerah

  • 23 Feb 2026 20:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Guna memperkuat fondasi stabilitas keamanan serta percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan Timur, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam VI/Mulawarman Tahun 2026.

Kegiatan strategis tersebut berlangsung khidmat di Aula Makodam VI/Mulawarman, Senin, 23 Februari 2026.

Rapim ini menjadi momentum penting bagi jajaran TNI, Polri, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyatukan visi dan langkah strategis. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam VI/Mulawarman, Kasdam VI/Mulawarman, perwakilan Gubernur Kalimantan Timur dari Bappeda, Wakajati Kaltim, serta para Danrem dan Dandim se-wilayah Kodam VI/Mulawarman.

Salah satu agenda utama dalam Rapim kali ini adalah penguatan wawasan melalui ceramah khusus mengenai keamanan siber. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya antisipatif dalam menghadapi dinamika ancaman di era digital yang semakin kompleks.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan paparan dari Kapolda Kaltim, Gubernur Kalimantan Timur, dan Kajati Kaltim yang memetakan strategi kebijakan serta arah pembangunan pada tahun berjalan.

Dalam sambutannya, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di era digital.

“Langkah antisipatif harus terus dilakukan dalam menghadapi dinamika ancaman di era digital,” ujarnya.

Rapim ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan forum evaluasi sekaligus perumusan kebijakan strategis lintas sektor. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah tersebut mencerminkan soliditas TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam mengawal agenda pembangunan nasional di Kalimantan Timur.

Kegiatan yang ditutup dengan sesi ramah tamah ini diharapkan mampu menghasilkan kesamaan persepsi antarpemangku kepentingan guna menjamin keamanan masyarakat serta kelancaran program strategis daerah ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....