Diskusi Publik Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Program Probebaya

  • 17 Feb 2026 16:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Evaluasi terhadap dampak nyata Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat atau Probebaya menjadi sorotan dalam diskusi publik yang membahas keberlanjutan program tersebut di Kota Samarinda. Selain dinilai mampu mendorong pembangunan berbasis masyarakat, program ini juga dianggap masih membutuhkan penguatan transparansi dan pengukuran manfaat yang lebih jelas bagi warga.

Probebaya sendiri merupakan program unggulan Pemerintah Kota Samarinda yang dilaksanakan di tingkat Rukun Tetangga atau RT. Program ini dirancang untuk mempercepat pembangunan lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan.

Pembahasan mengenai evaluasi program tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Probebaya tanpa AH, apa bisa?” yang digelar di Gedung SLC FMIPA Universitas Mulawarman Samarinda, Minggu 15 Februari 2026. Forum ini menghadirkan berbagai pihak untuk menilai pelaksanaan program sekaligus melihat peluang perbaikan ke depan.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menilai secara administratif pelaksanaan program telah berjalan sesuai mekanisme. Namun, ia menekankan bahwa dampak riil program terhadap masyarakat masih perlu diukur secara lebih konkret.

“Laporan administratifnya ada, tapi dampak real itu masih susah diukur. Keluar anggaran segini jadinya apa bagi masyarakat, itu harus terukur,” ujarnya dalam diskusi. Menurutnya, indikator keberhasilan program harus menunjukkan manfaat langsung yang dirasakan warga.

Iswandi mencontohkan program pemberdayaan ekonomi seharusnya mampu memperlihatkan perubahan nyata, seperti peningkatan omzet usaha mikro masyarakat. Dengan begitu, penggunaan anggaran tidak hanya dinilai dari kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari hasil yang dicapai.

Selain itu, Iswandi mendorong adanya publikasi terbuka di tingkat RT terkait penggunaan dana program. Papan informasi atau laporan terbuka dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui dan ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan di lingkungannya.

Melalui diskusi tersebut, penguatan akuntabilitas menjadi salah satu poin utama yang mengemuka dalam evaluasi Probebaya. Penilaian berbasis dampak dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan program pembangunan berbasis masyarakat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....