ABPEDNAS Kaltim Fokus Bangun Ekonomi dan Awasi Dana Desa

  • 13 Feb 2026 14:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Nusantara - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur (Kaltim), Mugeni, menegaskan komitmennya untuk mengawal asta cita Presiden Prabowio Subianto, yakni membangun desa di Benua Etam melalui fungsi pengawasan. Hal itu ia sampaikan usai dilantik di Gedung Kementerian Koordinator (Kemenko) 3, Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis, 12 Februari 2026.

Mugeni menjelaskan, dalam waktu dekat, ABPEDNAS Kaltim akan fokus menggelar sosialisasi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan para kepala desa di seluruh wilayah Kaltim. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman terkait pengawasan dan tata kelola pemerintahan desa.

"Kepala desa di Kaltim kan ada 800 orang lebih. Kalau jumlah anggota BPD kita empat ribu lebih di Kalimantan Timur. Nah, kami akan turun bersosialisasi ke DPC di setiap kabupaten," ucap Mugeni.

Lewat sosialisasi ini, ia ingin meluruskan pemahaman mengenai fungsi dan peran ABPEDNAS. Mugeni menegaskan, organisasi ini dibentuk bukan untuk mencari-cari kesalahan atau menyudutkan kepala desa.

Sebab, ABPEDNAS tidak memiliki kewenangan sebagai eksekutor hukum. Menuturnya, peran utama organisasi ini adalah melakukan pengawasan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum jika ditemukan dugaan penyimpangan.

"Kami hanya mengawasi. Kalau ada temuan di desa, kami koordinasi dengan kejari atau kejati supaya ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Mugeni, pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana desa, termasuk potensi proyek fiktif atau kegiatan yang tidak sesuai peruntukan. Selain pengawasan, ABPEDNAS Kaltim juga akan mendorong penguatan ekonomi desa melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Ia menyebut, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan potensi lokal menjadi salah satu fokus organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

"Tujuannya ABPEDNAS itu begitu, untuk mensejahterakan masyarakat dan perekonomian di desa. Jadi kita tanya, bagaimana kepala desa, perekonomian apa yang akan kita angkat di desa ini?" kata Mugeni.

Melalui kepengurusan yang baru dilantik, Mugeni menegaskan, target ABPEDNAS Kaltim adalah meningkatkan pengawasan, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta pengembangan ekonomi lokal agar tata kelola desa berjalan lebih transparan dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....