Kebakaran Melanda Kawasan Strategis di Jalan Abul Hasan Samarinda

  • 11 Feb 2026 18:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran terjadi di kawasan pertokoan Jalan Abul Hasan, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu, 11 Februari 2026 sore. Api melalap satu bangunan Toko Surya Phone selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 16.05 Wita hingga 17.05 Wita.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar karena lokasi berada di pusat aktivitas perdagangan. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan yang diketahui berisi aksesori telepon genggam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, AH mengatakan dugaan sementara kebakaran disebabkan arus pendek listrik dari pendingin ruangan atau AC di lantai dua bangunan.

“Dugaan sementara karena arus pendek listrik dari AC di lantai dua. Namun untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ucapnya.



Kadis Damkar, Hendra, AH langsung turun ke Lokasi kebakaran memimpin personil dan relawan untuk memadamkan api. (Foto : RRI/Dedi)

Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa. Data sementara mencatat satu warga dan satu karyawan mengalami sesak napas akibat asap tebal, sementara dua relawan mengalami luka ringan di bagian tangan saat proses pemadaman.

Petugas medis dari Emergency Medical Team-ITS bersama PMI Samarinda langsung memberikan penanganan di lokasi kejadian. Seluruh korban dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan perawatan, kata petugas di lapangan.

Sebanyak 12 unit tangki fire truck milik Disdamkar Kota Samarinda dan PMK swasta dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu, 25 mesin portable milik relawan turut membantu mempercepat proses pemadaman.

Unsur yang terlibat di lapangan antara lain Relawan Kota Samarinda, Relawan Loa Janan Kukar, Disdamkar Kota Samarinda, Satreskrim Polresta Samarinda, Command Centre 112, PMI Samarinda, Polsekta Samarinda Kota, BPBD Kota dan Provinsi, Satlantas Polresta Samarinda, Dishub Samarinda, Sat Brimob Polda Kaltim, PLN Samarinda, Orari, hingga Tagana Kota dan Provinsi.

Beruntung, tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung. Api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di kawasan padat pertokoan tersebut, ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....