Satpol PP Kaltim Kolaborasi Antarprovinsi Tangani Gangguan Trantibum

  • 05 Feb 2026 14:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat sinergi lintas wilayah dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Satpol PP provinsi tetangga hingga kabupaten dan kota.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, mengungkapkan pihaknya telah memulai kolaborasi lintas provinsi. Terbaru, kerja sama sudah dilakukan dengan Provinsi Kalimantan Selatan.

"Saat ini kami sudah bekerja sama dengan Satpol PP Provinsi Kalimantan Selatan. Sudah ada perjanjian kerja sama, tinggal action ke depannya,” ucap Edwin, kepada rri.co.id, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut berupa penguatan penanganan gangguan ketertiban di kawasan lintas batas antarwilayah. Sebab, menurut Edwin, wilayah perbatasan membutuhkan penanganan bersama karena melibatkan kewenangan lebih dari satu daerah.

"Karena itu, kami Kalimantan Timur yang menginisiasi," ujarnya.

Selain penanganan trantibum, kerja sama ini juga meliputi pelatihan serta patroli terpadu. Setelah Kalimantan Selatan, Satpol PP Kaltim juga menyiapkan kerja sama serupa dengan Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di kawasan Simpang Kalteng yang berbatasan langsung dengan wilayah Kaltim.

Tak hanya antarprovinsi, Satpol PP Kaltim pun berencana memperluas kolaborasi dengan kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Timur. Saat ini, pihaknya telah menyiapkan perjanjian kerja sama dengan 10 Satpol PP kabupaten/kota.

“Kita sudah siapkan perjanjian kerja sama (PKS) dengan 10 kabupaten/kota. Dalam waktu dekat dengan Kota Samarinda, lalu menyusul Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, dan lainnya. Semua draft sudah kita bagikan,” kata Edwin.

Fokus sinergi antarkabupaten/kota itu, nantinya mencakup peningkatan penjagaan ketertiban umum, terutama di wilayah perbatasan antar daerah.

Menurut Edwin, kolaborasi ini mendapat respons positif dari kabupaten/kota. Hal itu tercermin dari kegiatan pembinaan yang pernah digelar di Balikpapan yang langsung difasilitasi oleh Satpol PP setempat.

"Kemarin di Balikpapan, Alhamdulillah kami difasilitasi di aula kantornya. Begitu juga di Penajam Paser Utara, kami juga difasilitasi," ujar Edwin.

Ke depan, ia berharap kerja sama lintas wilayah ini tidak hanya sekedar hitam di atas putih, tetapi benar-benar berjalan aktif di lapangan. Dengan patroli bersama, pelatihan, hingga penindakan terpadu, penanganan gangguan ketertiban di wilayah perbatasan bisa lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....