Kunjungan Wisata Kaltim Dorong Pergerakan Ekonomi Awal 2026
- 03 Feb 2026 16:49 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan sektor pariwisata Kalimantan Timur pada awal tahun 2026 menunjukkan tren yang positif. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat serta permintaan terhadap jasa transportasi dan akomodasi di sejumlah daerah tujuan wisata.
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kalimantan Timur, Ariyanti Cahyaningsih, menyebut daya tarik wisata bahari masih menjadi salah satu pendorong utama pergerakan sektor pariwisata. Pulau Derawan tetap menjadi destinasi unggulan yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Pulau Derawan mencatat kunjungan lebih dari delapan ribu wisatawan pada puncak libur tahun baru,” kata Ariyanti dalam rilis resmi BPS Kalimantan Timur, Senin 2 Februari 2026.
Selain wisata alam, penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event daerah juga turut mendorong mobilitas masyarakat. Sepanjang Desember 2025, Kalimantan Timur menggelar sejumlah agenda, seperti Pupuk Kaltim Festival 2025, Road Race Paser Cup 2025, serta Rapat Koordinasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025–2026.
Memasuki Januari 2026, kegiatan berskala besar kembali dilaksanakan di berbagai wilayah. Di antaranya peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Timur, Pekan Raya Kaltim, pertunjukan tarian massal, hingga penganugerahan Arindama dan Arindama Utama.
Rangkaian kegiatan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya tingkat hunian hotel, khususnya hotel non-bintang. Selain itu, permintaan terhadap layanan transportasi darat, laut, dan udara juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Di sisi lain, sektor perikanan laut masih menghadapi sejumlah tantangan. Cuaca buruk yang disertai gelombang tinggi di perairan Kalimantan Timur menghambat aktivitas nelayan untuk melaut secara optimal.
Ariyanti menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya pasokan ikan laut di pasaran, terutama untuk komoditas ikan tongkol dan ikan layang. “Permintaan tetap tinggi, sementara pasokan menurun, sehingga harga cenderung mengalami peningkatan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....