Gratispol Berangkatkan 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim

  • 02 Feb 2026 18:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur merealisasikan Program Gratispol Perjalanan Religi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian penjaga rumah ibadah lintas agama. Pada tahap pertama pelaksanaan tahun 2025, sebanyak 877 penjaga rumah ibadah telah diberangkatkan ke tujuan religi sesuai keyakinan masing-masing.

Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemprov Kaltim dalam merawat kerukunan umat beragama sekaligus memberikan apresiasi kepada para penjaga rumah ibadah yang selama ini berperan menjaga kenyamanan dan ketertiban tempat ibadah.

Juru Bicara Pemprov Kaltim, Muhammad Faisal, dilansir dari laman kaltimprov.go.id menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 5.140 penjaga rumah ibadah lintas agama di Kalimantan Timur yang terdata sebagai calon penerima manfaat program Gratispol Perjalanan Religi.

“Karena jumlahnya cukup besar, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap selama lima tahun. Pada tahap awal tahun 2025 ini, sebanyak 877 orang telah diberangkatkan, mendekati target awal 880 orang,” ujar Faisal di Samarinda, Minggu, 1 Februari 2026.

Berdasarkan data peserta tahap pertama, penerima manfaat terbanyak berasal dari penjaga masjid sebanyak 689 orang. Selanjutnya penjaga gereja Kristen 113 orang, Katolik 45 orang, Hindu 19 orang, Buddha 8 orang, dan Konghucu 3 orang. Sementara itu, tiga orang batal berangkat karena alasan kesehatan dan meninggal dunia.

Faisal menambahkan, tujuan perjalanan religi disesuaikan dengan agama masing-masing. Penjaga masjid diberangkatkan untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah, pemeluk Kristen dan Katolik ke Yerusalem dan Vatikan, pemeluk Hindu dan Buddha ke India, serta pemeluk Konghucu ke Tibet.

Pemprov Kaltim telah menyiapkan target keberangkatan lanjutan pada tahun-tahun berikutnya. Pada 2026 ditargetkan sebanyak 960 orang, 2027 sebanyak 1.000 orang, 2028 sebanyak 1.100 orang, dan kloter terakhir pada 2029 sebanyak 1.200 orang.

Program Gratispol Perjalanan Religi diharapkan menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan penghargaan yang setara bagi seluruh penjaga rumah ibadah lintas agama, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan harmoni sosial di Benua Etam. (Mf/KRV/pt)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....