Peran Tokoh Adat dalam Pembangunan IKN Perlu Diperkuat

  • 02 Feb 2026 08:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Keterlibatan tokoh adat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai sudah berjalan, meski masih perlu terus ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Penasehat Badan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur (Kaltim), Balfas Syam.

Dalam diskusi panel bertajuk “IKN Sebagai Tonggak Kemajuan Indonesia: Format dan Peran Strategis Kaltim Sebagai Daerah Mitra IKN" yang berlangsung pada minggu lalu, Balfas menjelaskan, selama ini dalam pembangunan ibu kota baru, Otorita IKN (OIKN) memang sudah melibatkan pendapat sejumlah tokoh adat. Namun, komunikasi antara OIKN dan para tokoh adat disebutnya masih bertahap alias belum begitu intens.

Bahkan, Balfas mengungkapkan, dirinya belum pernah menginjakkan kaki di kawasan yang dicanangkan sebagai ibu kota politik itu. Padahal, menurutnya, pembangunan IKN menuntut kehati-hatian, sehingga diperlukan relasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat adat setempat.

“Tokoh adat sudah dilibatkan, tetapi memang masih dalam tahapan awal. IKN juga tentu sangat berhati-hati, karena kalau sampai kurang kompak antara adat dan IKN, dampaknya bisa tidak menggembirakan,” ujarnya, kepada rri.co.id, Senin, 26 Januari 2026.

Karenanya, menurut Balfas, diperlukan sikap saling memahami. Pemerintah perlu menjaga sensitivitas terhadap nilai-nilai adat, sedangkan masyarakat adat juga harus memahami tahapan serta batasan dalam pembangunan nasional berskala besar seperti IKN.

Balfas sendiri memandang kehadiran IKN merupakan peluang besar bagi warga Kalimantan Timur. Sebab, masyarakat dapat ikut ambil bagian dalam pembangunan masa depan Indonesia.

“Pada akhirnya kita akan bersama-sama membangun negeri ini. Keberadaan IKN merupakan keberuntungan bagi masyarakat Kalimantan Timur, termasuk masyarakat adat,” kata Balfas.

Oleh sebab itu, KKSS Kaltim membuka diri dan menyambut baik pembangunan IKN. Tidak hanya tokoh adat saja, ia berharap seluruh lapisan masyarakat, lintas etnis dan budaya, dapat terlibat aktif serta berkontribusi sesuai perannya masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....