Rektor Unmul Dorong Penyempurnaan Syarat Program Gratispol

  • 01 Feb 2026 06:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), Abdunnur, menegaskan program Gratispol merupakan kebijakan positif dalam mendukung pembiayaan pendidikan tinggi. Namun, dinamika pengunduran diri sekitar 300 mahasiswa menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program tersebut.

Abdunnur menjelaskan, pengunduran diri mahasiswa sepenuhnya merupakan keputusan masing-masing individu. Meski demikian, pihak universitas tetap melakukan verifikasi untuk memastikan alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

“Sebetulnya itu dari mahasiswanya sendiri yang mengundurkan diri. Namun demikian tentu kita akan lihat apa alasannya mereka mengundurkan diri,” ujarnya di Gor Segiri, Sabtu 31 Januari 2026.

Abdunnur menyebutkan, salah satu alasan yang mengemuka adalah mahasiswa telah menerima bantuan pendidikan lain. Kondisi tersebut tidak diperkenankan karena program Gratispol tidak mengizinkan penerima memperoleh bantuan ganda.

“Kalau alasannya karena mereka sudah mendapatkan bantuan dari beasiswa lain, itu tidak boleh karena bantuan ganda memang tidak diperkenankan,” katanya.

Selain persoalan beasiswa ganda, Abdunnur mengungkapkan adanya persyaratan administratif yang berpotensi menyebabkan mahasiswa tidak memenuhi kriteria. Salah satunya adalah kewajiban memiliki KTP Kalimantan Timur serta ketentuan program studi unggul.

Menurutnya, persyaratan program studi unggul perlu dievaluasi agar program Gratispol lebih inklusif. Mahasiswa dari program studi yang belum unggul juga dinilai layak mendapatkan dukungan agar kualitas pendidikan dapat ditingkatkan secara merata.

“Ke depan, mungkin persyaratan itu bisa lebih melihat sejauh mana bantuan ini benar-benar membantu masyarakat Kaltim tanpa pengecualian tertentu,” ucap Abdunnur.

Abdunnur menambahkan, evaluasi ini akan direkomendasikan kepada tim Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Tujuannya agar program tersebut semakin tepat sasaran dan mampu meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi, baik di Unmul maupun di perguruan tinggi lain.

Rektor Unmul juga menegaskan pentingnya komitmen mahasiswa penerima bantuan untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Bantuan Gratispol diberikan maksimal selama delapan semester, sehingga mahasiswa diharapkan fokus dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan pendidikannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....