Wagub Kaltim Tegaskan Pentingnya Profesionalisme Budaya Kerja K3
- 31 Jan 2026 12:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi penguatan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
Dengan mengusung tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif," pemerintah menekankan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan nilai fundamental bagi produktivitas bangsa.
Pada pelaksanaan apel bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan amanat dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli mengakatan, Profesionalisme K3 tercermin dari pengambilan keputusan yang berbasis data, keberanian untuk mengatakan tidak pada praktik kerja yang berisiko, dan konsistensi menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
" Profesionalisme juga berarti menjadikan K3 sebagai bagian integral dari sistem manajemen perusahaan, bukan sekadar kewajiban administratif," ucapnya.
Data tahun 2024 menunjukkan tantangan besar dengan tercatatnya 319.224 kasus kecelakaan kerja. Menanggapi realitas tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan transformasi melalui digitalisasi layanan dan penguatan standar K3 yang lebih adaptif.
Fokus utama tahun ini mencakup penyempurnaan regulasi, optimalisasi peran Balai K3 sebagai pusat promotif-preventif, serta keterlibatan aktif serikat pekerja dalam pengawasan di lapangan.
Di tingkat regional, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur turut melakukan terobosan melalui digitalisasi layanan. Fasilitas pengesahan dan pelaporan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) kini dapat diakses secara daring.
Langkah ini bertujuan menciptakan pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan akurat demi menjamin keamanan jutaan pekerja di berbagai sektor, mulai dari pertambangan hingga ekonomi digital.
Seno Aji pun menambahkan, semua industri yang ada di Kaltim bisa mengikuti pelatihan K3 Nasional sehingga keselamatan,kesehatan kerja bisa terjamin.
" Dan tentu saja mereka berhak pulang dengan selamat ke keluarganya sehingga inilah tujuan dari pemberian pelatihan K3," ujar Seno usai apel K3 di RS Kanujoso Djatiwibowo,Balikpapan pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi, diharapkan K3 menjadi napas dalam setiap aktivitas ekonomi. Tujuan akhirnya jelas memastikan setiap pekerja Indonesia dapat pulang ke rumah dengan selamat dan bermartabat, sekaligus meningkatkan daya saing nasional di kancah global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....