Danrem 091 ASN Paparkan Maraknya Tambang Ilegal

  • 30 Jan 2026 08:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kaltim - Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul menggelar silaturahmi bertajuk Coffee Morning bersama insan media se-Kalimantan Timur di Aula Makorem 091/ASN. Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara TNI dan media sekaligus forum penyampaian isu-isu strategis yang tengah dihadapi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Danrem menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga stabilitas dan pembangunan di Kaltim.

Brigjen TNI Anggara Sitompul menyoroti kebijakan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dinilai berdampak signifikan terhadap fiskal daerah.

Menurutnya, pengurangan DBH berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan publik di daerah, terutama di wilayah yang selama ini bergantung pada sektor sumber daya alam.

Ia berharap adanya perhatian dan solusi dari pemerintah pusat agar keberlanjutan pembangunan daerah tetap terjaga.

Selain persoalan fiskal, Danrem juga memaparkan maraknya aktivitas pertambangan ilegal di Kalimantan Timur.

Hingga saat ini, ratusan lokasi tambang ilegal telah teridentifikasi, dengan rincian 111 lokasi di Kutai Kartanegara, 29 di Samarinda, 16 di Kutai Timur, 10 di Berau, 6 di Penajam Paser Utara, dan 2 di Kutai Barat.

Ia menegaskan bahwa praktik ilegal tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak pada kerusakan lingkungan dan keamanan wilayah, sehingga diperlukan penanganan terpadu lintas sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....