Warga Balikpapan Ubah Limbah Menjadi Pupuk dan Sembako
- 16 Jan 2026 00:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan: Warga yang tergabung dalam Kelompok Wasiat Sejahtera 51 berhasil mengolah sampah organik menjadi pupuk bernilai ekonomis melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan.
Program pengolahan sampah ini memanfaatkan sisa sayur, kulit buah, serta daun kering yang diolah menggunakan komposter sederhana sehingga menghasilkan pupuk siap pakai. Kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri oleh warga di lingkungan permukiman mereka.
Ketua Kelompok Wasiat Sejahtera 51, Siti Aminah, mengatakan bahwa pupuk hasil olahan sampah organik tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman warga, tetapi juga dipasarkan secara umum. Menurutnya, pupuk tersebut dijual dengan harga terjangkau agar dapat dimanfaatkan masyarakat luas.
“Pupuk hasil olahan ini digunakan warga untuk tanaman pribadi dan dijual secara umum seharga Rp10.000 per kemasan 1 kilogram,” ujar Siti Aminah.
Dalam pelaksanaannya, program CSR PT KPI Unit Balikpapan turut menyediakan Komposter Panca Wisma, yakni drum bekas yang dimodifikasi untuk menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC). Fasilitas tersebut dibagikan kepada warga agar proses pengolahan sampah dapat berjalan berkelanjutan.
Officer CSR & SMEPP PT KPI Unit Balikpapan, Denny Saputra Ramadan, menyampaikan bahwa satu unit komposter disediakan untuk setiap lima hingga enam rumah. Ia menuturkan, skema tersebut dirancang agar warga dapat bekerja sama dalam mengelola sampah rumah tangga.
“Tujuannya bukan sekadar mengolah sampah, tetapi juga mempererat sosialisasi dan kekompakan antarwarga,” kata Denny Saputra Ramadan.
Selain pengelolaan sampah organik, PT KPI Unit Balikpapan juga memberikan edukasi terkait pengelolaan sampah anorganik melalui sistem Drop Box. Warga didorong untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya dapat ditukarkan dengan kebutuhan pokok.
Melalui program tersebut, PT KPI berharap terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di sisi lain, pengelolaan sampah ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....