Uji Fondasi Terowongan Berdampak, Pemkot Samarinda Siapkan Restorasi

  • 16 Okt 2025 19:43 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan akan melakukan restorasi terhadap rumah warga yang terdampak uji fondasi pembangunan terowongan di Jalan Kakap.

Langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan dari kegiatan pengujian tersebut.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan restorasi tidak hanya difokuskan pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menyentuh aspek sosial warga yang terdampak.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menuntaskan dampak uji fondasi dengan pendekatan kemanusiaan dan tanggung jawab publik.

“Karena warganya terdampak, menimbulkan kerugian, kita akan restorasi ini. Bangunannya kita akan perbaiki termasuk dampak kerugiannya. Jadi bukan cuma bangunannya tapi sosialnya juga kita restorasi,” ujar Andi Harun, Kamis (16/10/2025) malam.

Ia menjelaskan, pengujian fondasi atau Pile Driving Analyzer (PDA Test) menggunakan hammer seberat enam ton dilakukan untuk memastikan daya dukung pondasi terowongan tetap aman.

Menurutnya, langkah teknis tersebut penting demi keselamatan publik di masa depan, meskipun menimbulkan getaran yang berdampak pada permukiman sekitar.

“Tulus kami mohon maaf, tapi semua itu dilakukan untuk memastikan daya dukung pondasi terowongan agar tetap aman di masa depan untuk kepentingan publik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan mengenai tawaran uang Rp5 juta kepada warga yang terdampak. Menurutnya, dana tersebut berasal dari pihak pengembang PT PP dan bersifat uang kerahiman, bukan ganti rugi resmi.

“Penilaiannya belum detail. Kalau mengeluarkan uang pemerintah, harus punya data yang jelas. Ini jatuhnya ke uang kerahiman, bukan ganti rugi. Ganti rugi harus ada perhitungan teknis yang tepat,” ujarnya.

Uji fondasi di kawasan Jalan Kakap menjadi bagian dari proyek strategis terowongan Samarinda yang dirancang untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas antarkawasan kota. Pemerintah berharap, upaya restorasi yang akan dilakukan dapat memulihkan kepercayaan dan kenyamanan warga sekitar proyek.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....