Haul Ke-20 Abah Guru Sekumpul, Penuh Makna
- 06 Jan 2025 08:46 WIB
- Samarinda
KBRN Samarinda : Pada hari Minggu, 5 Januari 2025, yang bertepatan dengan 5 Rajab 1446 Hijriah, digelar acara puncak Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan. Acara ini dihadiri oleh ribuan jemaah dari berbagai penjuru Nusantara, bahkan beberapa di antaranya datang dari luar negeri. Kehadiran para jamaah tersebut menggambarkan rasa cinta yang mendalam terhadap sosok Abah Guru Sekumpul, yang dikenal luas sebagai seorang ulama besar dan tokoh spiritual yang memiliki banyak pengikut setia.
Acara Haul yang Penuh Makna
Haul ini bukan sekadar acara peringatan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar umat Islam. Banyak hal yang membuat acara haul ini berkesan, salah satunya adalah pelayanan yang luar biasa bagi para jemaah. Di sekitar tempat acara, terdapat banyak tempat makan dan penginapan gratis yang disediakan untuk para tamu, begitu pula dengan penyediaan bensin secara cuma-cuma untuk para jemaah yang ingin menghadiri acara tersebut. Pelayanan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan saling membantu di antara umat Islam, sesuai dengan ajaran yang telah diwariskan oleh Abah Guru Sekumpul.
Namun, di balik kemeriahan dan kesan yang ditinggalkan oleh acara ini, terdapat pesan-pesan penting yang disampaikan oleh Abah Guru Sekumpul semasa hidupnya. Pesan-pesan ini masih relevan hingga saat ini dan menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Pesan Abah Guru Sekumpul Tentang Karamah
Salah satu pesan yang sangat berkesan adalah tentang karamah. Abah Guru Sekumpul menegaskan agar umat Islam tidak mudah tertipu dengan segala bentuk keanehan atau keistimewaan yang mungkin terlihat pada seseorang. Beliau mengingatkan bahwa karamah sejatinya adalah anugerah murni dari Allah Subhanahu wa Ta'ala dan bukan hasil dari keahlian atau kemahiran manusia. Karena itu, umat Islam diminta untuk tidak memiliki niat atau harapan untuk memperoleh karamah melalui amalan atau wirid.
Bagi Abah Guru Sekumpul, karamah yang paling mulia dan paling tinggi di sisi Allah adalah istikamah di jalan-Nya. Beliau menjelaskan bahwa seseorang yang mengklaim memiliki karamah tetapi tidak menjaga salat dengan baik, maka itu bukanlah karamah yang sebenarnya, melainkan hanya sebuah kedustaan atau kebohongan.
Petuah-petuah Abah Guru Sekumpul untuk Umat Islam
Dilansir dari berbagai sumber, termasuk Wikipedia, dikutip RRI Senin, (6/1/2025). Abah Guru Sekumpul juga sempat memberikan berbagai petuah yang sangat berharga untuk umat Islam, di antaranya:
1. Menghormati ulama dan orang tua – Menghargai mereka yang telah memberikan ilmu dan kasih sayang.
2. Baik sangka terhadap sesama muslim – Membina hubungan yang penuh kasih sayang dan saling mendukung.
3. Murah hati – Selalu berbagi dan memberi kepada sesama, terutama dalam kebutuhan agama.
4. Manis muka – Menjaga sikap dan perilaku agar selalu ramah terhadap orang lain.
5. Jangan menyakiti orang lain – Menghindari perbuatan yang dapat melukai hati sesama.
6. Mengampuni kesalahan orang lain – Membuka hati untuk memaafkan kesalahan orang lain.
7. Jangan bermusuh-musuhan – Menjaga hubungan yang harmonis tanpa permusuhan.
8. Jangan tamak atau serakah – Menghindari sifat serakah dalam diri dan mengutamakan kepentingan umat.
9. Berpegang pada Allah – Menyandarkan segala urusan dan harapan hanya kepada Allah.
10. Yakin keselamatan itu pada kebenaran – Menjalani hidup dengan penuh keyakinan pada kebenaran. Harapan untuk Mengamalkan Ajaran Beliau.
Semoga setiap pesan dan petuah yang telah disampaikan oleh Abah Guru Sekumpul dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai umat Islam, kita diingatkan untuk selalu menjaga kesetiaan kepada ajaran agama dan menjaga sikap yang baik terhadap sesama. Mari kita amalkan semua nasehat beliau untuk meraih keberkahan hidup dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Amiin ya robbal 'alamin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....