Tiga Aspek Utama Mengoptimalkan Harmoni Keluarga di Bulan Ramadan

  • 15 Mar 2026 21:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan Ramadan disebut sebagai momentum emas untuk mempererat keharmonisan keluarga. Ustazah Darmawati menjelaskan, terdapat setidaknya tiga aspek penting yang dapat dioptimalkan oleh setiap orang tua dan pasangan di bulan suci ini agar hubungan keluarga semakin solid.

Aspek pertama adalah kedekatan fisik dan emosional. Pengurangan jam kerja maupun pengurangan jam sekolah memberikan waktu lebih banyak bagi anggota keluarga untuk berinteraksi secara intens. Aktivitas sahur dan berbuka puasa bersama menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif untuk membangun kedekatan emosional antar anggota keluarga.

"Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini minimal ada tiga aspek yang dapat kita optimalkan bersama keluarga, yang pertama adalah aspek kedekatan secara fisik dan emosional," ujar Ustazah Darmawati dalam program Mutiara Ramadan di Pro1 RRI Samarinda, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menyarankan agar momen makan bersama diisi dengan obrolan ringan, berbagi cerita aktivitas harian, hingga canda tawa yang menghangatkan suasana.

Aspek kedua yang disoroti adalah aspek sosial. Bulan Ramadan melatih kepekaan anggota keluarga terhadap kondisi lingkungan sekitar. Orang tua diajak untuk melibatkan anak-anak dalam kegiatan sosial, seperti berbagi takjil kepada tetangga atau menyalurkan sedekah kepada anak yatim dan kaum duafa untuk menumbuhkan rasa peduli.

Terakhir, aspek yang tidak kalah penting adalah aspek ruhiyah atau maknawiah. Aspek ini berkaitan dengan penguatan nilai-nilai spiritual di dalam rumah tangga. Ustazah Darmawati mengajak keluarga untuk menghidupkan suasana religius dengan salat berjamaah, baik itu salat wajib ataupun tarawih.

"Aspek ruhiyah dalam keluarga ini merujuk pada penguatan nilai-nilai spiritual nilai-nilai keagamaan," ucapnya. Membaca Al-Qur'an bersama anggota keluarga juga sangat dianjurkan. Fokus utamanya bukan hanya mengejar target khatam, melainkan menciptakan suasana di mana nilai-nilai Al-Qur'an dapat meresap ke dalam jiwa setiap anggota keluarga.

Dengan mengoptimalkan ketiga aspek ini, bulan Ramadan tidak hanya akan menjadi ritual menahan lapar dan dahaga. Sebaliknya, bulan ini akan bertransformasi menjadi fondasi kuat bagi keharmonisan keluarga yang akan terus berlanjut meskipun bulan Ramadan telah berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....