Delapan Langkah untuk Mencapai Derajat Takwa

  • 14 Mar 2026 12:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Mencapai derajat takwa bagi seorang Muslim bukanlah perjalanan yang instan. Ketakwaan merupakan sebuah proses perjalanan yang memerlukan panduan menyeluruh dari segala aspek.

Ustaz Muhammad Khozin dalam siaran Mutiara Ramadan menerangkan bahwa ketakwaan tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat. Ia menuturkan ada delapan langkah praktis bagi umat Muslim untuk menggapai predikat muttaqin.

"Langkah pertama adalah menanamkan rasa takut kepada Allah dan menyadari bahwa segala perbuatan kita diawasi oleh-Nya sehingga memotivasi diri kita untuk berhati-hati dan mawas diri," kata Ustaz Khozin.

Langkah selanjutnya adalah manifestasi keimanan melalui pengamalan perintah Allah secara nyata. Ustaz Khozin menjelaskan bahwa ketakwaan harus dibuktikan dengan melaksanakan segala kewajiban yang berpijak pada petunjuk Al-Qur'an dan hadist Rasulullah.

Selain aspek ibadah formal, ketakwaan juga sangat erat kaitannya dengan kondisi hati, salah satunya melalui sifat qana’ah. Ustaz Khozin mengajak umat Muslim untuk senantiasa merasa cukup dan bersyukur atas rezeki yang telah ditetapkan Allah berapa pun jumlahnya. Sifat ini sangat penting agar manusia tidak terjebak dalam ketamakan yang dapat melalaikan kewajiban mereka sebagai hamba Allah.

"Yang keempat, persiapan hari akhir mengingat bahwa kehidupan dunia terbatas dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat," ujarnya.

Ustaz Khozin menekankan bahwa keterbatasan usia di dunia akan mendorong seseorang untuk lebih serius dalam beribadah dan berbuat baik. Hal ini dikarenakan dunia hanyalah tempat persinggahan sementara menuju akhirat yang kekal.

Peningkatan kualitas ibadah khususnya puasa Ramadan menjadi sarana paling efektif untuk penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Dan ini menjadi langkah keenam dari pencapaian derajat takwa seorang Muslim.

Agar progres ketakwaan tetap terjaga, Ustaz Khozin menyarankan pentingnya evaluasi diri secara konsisten atau muhasabah. Konsistensi dalam mengevaluasi niat dan perbuatan merupakan kunci agar ketakwaan tidak hanya menjadi jargon, melainkan identitas yang melekat. Tidak lupa, berkumpul dengan lingkungan yang mendukung menyalanya api keimanan juga sangat disarankan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....