Menggapai Keutamaan melalui Puasa Ramadan
- 14 Mar 2026 11:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan suci Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan bagi umat Muslim. Bulan ini diharapkan menjadi momen penting untuk memperkuat fondasi ketakwaan seseorang.
Dalam siaran Mutiara Ramadan pada Jumat 13 Maret 2026, Ustaz Muhammad Khozin menerangkan bahwa ibadah puasa adalah momen refleksi kehidupan seorang Muslim. Puasa bukan sekedar menahan haus dan lapar saja.
"Puasa batiniah adalah dimensi lebih mendalam yang berkaitan dengan jiwa kita, hati, serta pikiran kita," kata Ustaz Khozin.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari penyakit hati seperti dusta, hasad, iri dengki, hingga riya agar ibadah selama bulan Ramadan tidak sia-sia. Karena amalan puasa adalah ibadah personal antara seorang hamba dengan Allah.
"Semua amal anak Adam untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Maka puasa ia adalah untuk-Ku. Aku akan membalasnya," ujar Ustaz Khozin.
Selain meningkatkan ketakwaan yang mendatangkan rezeki tak terduga, puasa juga menjadi waktu mustajab untuk berdoa. Beliau menyebutkan ada tiga kelompok orang yang doanya tidak tertolak, yaitu orang yang berpuasa, pemimpin yang adil, dan orang yang teraniaya.
Selain sebagai sarana komunikasi dengan Sang Pencipta, puasa berfungsi sebagai perisai (junnatun) dari siksa neraka dan pengaruh negatif lingkungan sekitar. Ustaz Khozin mengingatkan pesan Rasulullah SAW agar menjaga etika selama berpuasa.
"Puasa itu adalah perisai. Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengucapkan kata-kata kotor dan jangan pula bertindak bodoh," katanya.
Pesan ini menegaskan bahwa moral seorang hamba adalah bagian tak terpisahkan dari kesempurnaan ibadah puasa itu sendiri. Ia mengajak seluruh umat Muslim di Kalimantan Timur untuk memanfaatkan sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan dengan hati yang bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....