Rutan Tanah Grogot Usulkan 588 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Idulfitri

  • 13 Mar 2026 15:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot, mengusulkan seluruh warga binaannya agar mendapatkan remisi khusus pada Tahun 2026, terkhusus bagi warga binaan yang beragama Islam.

Seperti yang dikatakan Kepala Rutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, menjelang lebaran tahun ini, Rutan Kelas Tanah Grogot telah mengusulkan sebanyak 588 warga binaan untuk mendapatkan remisi khusus yang nantinya akan langsung diserahkan kepada warga binaan setelah pelaksanaan salat Ied.

"Sebanyak 588 WBP telah kita usulkan ya untuk mendapatkan remisi khusus Idulfitri tahun 2026. Langkah ini merupakan upaya pemenuhan hak-hak mereka, karena walau bagaimanapun setiap warga binaan yang ada di sini saya kira seluruhnya telah mengikuti progam pembinaan dengan baik, ini sejalan dengan intruksi dari pimpinan pusat maupun kantor wilayah untuk merepresentasikan nilai-nilai pemasyarakatan yang prima," kata Karutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom.

Yusuf menjelaskan, warga binaan yang diusulkan sudah memenuhi syarat, baik secara secara administratif dan substantif, serta berkelakuan baik sesuai amanah yang tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang pemasyarakatan.

Karutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom.

"Karena jelas ya sesuai UU pemasyarakatan pasal 10 lebih tepatnya, mereka yang memenuhi syarat syarat tertetu, diantaranya tadi seperti yang saya sampaikan tadi mampu menjadi pribadi yang lebih baik, di samping administratif dan substantif, mereka semua tanpa terkecuali berhak mendapatkan remisi, ini bentuk penghargaan pemerintah kepada mereka," katanya menerangkan terkait usulan.

Lebih lanjut, Yusuf pun mengakui dirinya memang sengaja mempersiapkan usulan remisi khusus ini sejak lama agar seluruh warga binaan bisa merasakan hak-haknya terpenuhi.

"Sengaja usulan kita segerakan karena kita tahu Idulfitri merupakan suatu agenda besar bagi kami petugas pemasyarakatan, bukan hanya remisi lebaran tapi kami juga bersiap untuk memberikan pelayanan ekstra kunjungan kepada masyarakat nantinya, jadi harus mengoptimalkann waktu sebaik-baiknya," kata Yusuf mengakui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....