Pemkot Balikpapan Sidak Parsel Lebaran, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
- 11 Mar 2026 21:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bergerak cepat memastikan keamanan pangan bagi masyarakat. Melalui langkah preventif, tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran produk makanan dan minuman dalam kemasan parsel atau hampers Lebaran, Rabu 11 Maret 2026.
Kegiatan pengawasan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, bersama tim dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait, peninjauan dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan guna memastikan produk yang dijual layak konsumsi.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain Susana Klandasan, Yova Mart Gunung Malang, area depan Susana Balikpapan Baru, Ava Frozen Beje-Beje, hingga Toko Micky di kawasan Klandasan.
Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa secara teliti setiap komponen yang terdapat di dalam parsel. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi kemasan, masa kedaluwarsa, serta kelengkapan informasi pada label produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan seluruh makanan dan minuman dalam parsel Lebaran benar-benar aman untuk dikonsumsi. Mengingat permintaan meningkat menjelang hari raya, pengawasan perlu diperketat untuk melindungi konsumen,” ujar Agus Budi di sela-sela peninjauan.
Ia menjelaskan, transparansi informasi pada label merupakan hak dasar konsumen. Karena itu, tim juga memeriksa kesesuaian antara daftar isi yang tercantum pada kemasan luar parsel dengan produk yang ada di dalamnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah lokasi tersebut, tim belum menemukan adanya pelanggaran yang signifikan.
“Hasil pemantauan sementara menunjukkan produk yang dipasarkan masih dalam kondisi baik. Kami belum menemukan barang yang melewati masa kedaluwarsa maupun kemasan yang rusak,” katanya.
Pemkot Balikpapan juga mengimbau para pelaku usaha agar tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi tetap mengedepankan etika dalam berdagang. Agus menegaskan agar pedagang tidak memasukkan produk yang mendekati masa kedaluwarsa ke dalam paket parsel.
“Tanggung jawab menjaga kualitas produk ada pada pemerintah dan pelaku usaha. Jangan sampai masyarakat dirugikan saat ingin memberikan parsel terbaik kepada kerabat,” ujarnya.
Pemkot Balikpapan memastikan pengawasan serupa akan terus dilakukan hingga mendekati Idulfitri. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam berbelanja kebutuhan Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....