Kampung Dongeng Etam Dorong Guru Samarinda Jadi Teladan Cinta Al-Qur’an

  • 08 Mar 2026 07:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Suasana khidmat mewarnai kegiatan penulisan kembali ayat-ayat suci Al-Qur’an yang digelar di SDN 007 Sungai Pinang, Samarinda. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 333 guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Sungai Pinang dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 Hijriyah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kampung Dongeng Etam bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah atau K3S Sungai Pinang. Ratusan guru yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan dengan menuliskan kembali ayat-ayat Al-Qur’an secara bersama-sama.

Para peserta menggunakan lembar panduan yang telah disiapkan oleh panitia untuk memudahkan proses penulisan. Dalam lembar tersebut, ayat-ayat Al-Qur’an telah disusun dengan pola tertentu sehingga peserta tinggal mengikuti bentuk tulisan yang ada.

Ketua Kampung Dongeng Etam, Fitri Susilowati, menjelaskan metode yang digunakan dalam kegiatan ini cukup sederhana. Para peserta hanya perlu menebalkan tulisan ayat Al-Qur’an yang sudah memiliki pola titik sebagai panduan.

“Di dalam lembar itu sebenarnya sudah ada malnya. Jadi peserta tinggal menebalkan kembali tulisan yang sudah ada sehingga lebih mudah untuk menuliskannya,” ujar Fitri Susilowati.

Menurut Fitri, kegiatan menulis Al-Qur’an ini bukan hanya sekadar aktivitas literasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan kembali sejarah turunnya Al-Qur’an kepada para peserta. Melalui kegiatan ini para guru diajak untuk memahami bagaimana proses menjaga dan melestarikan kitab suci tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para guru yang terlibat. Menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an secara langsung dinilai dapat menjadi bentuk refleksi diri sekaligus meningkatkan kedekatan spiritual dengan kitab suci.

“Banyak yang selama ini hanya membaca Al-Qur’an, tetapi belum tentu pernah menuliskannya kembali. Padahal menulis Al-Qur’an itu bisa menjadi refleksi diri,” ujarnya pada Sabtu 7 Maret 2026.

Seluruh hasil tulisan para peserta kemudian dikumpulkan oleh panitia untuk dijadikan satu mushaf. Lembaran-lembaran tersebut selanjutnya dijilid dan diserahkan kepada Kelompok Kerja Kepala Sekolah Sungai Pinang sebagai dokumentasi kegiatan penulisan ayat suci Al-Qur’an oleh para guru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....