Festival Bedug Sahur Jilid 4 Hidupkan Tradisi Ramadan di Samarinda Seberang
- 01 Mar 2026 10:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Festival Bedug Sahur Jilid 4 sukses digelar, pada Sabtu 28 Februari 2026 dengan diikuti 40 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan tahunan ini kembali menjadi daya tarik masyarakat selama Ramadan di kawasan Samarinda Seberang dan menjadi hiburan khas yang selalu dinantikan warga menjelang waktu sahur.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemuda Pemudi Samarinda Seberang (PISS) sebagai bentuk upaya menghidupkan suasana sahur melalui seni budaya lokal. Festival berlangsung di halaman parkir Jalan Bung Tomo No.6, Sungai Keledang, dan dipadati warga yang antusias menyaksikan pertunjukan sejak malam hari hingga menjelang dini hari.
Beragam penampilan ditampilkan oleh para peserta, mulai dari tabuhan bedug yang energik, aransemen musik tradisional, hingga atraksi kreatif yang memadukan unsur modern dan budaya lokal. Kreativitas tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperlihatkan semangat generasi muda dalam menjaga tradisi Ramadan tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesprayogi, menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiatif pemuda yang terus berkembang setiap tahun. Ia menilai festival tersebut berhasil memadukan tradisi Ramadan dengan kekayaan budaya daerah sekaligus menjadi ruang ekspresi positif bagi anak muda.
“Alhamdulillah tahun 2026 ini rekan-rekan pemuda kembali melaksanakan Festival Beduk Sahur yang keempat secara berturut-turut. Ini menjadi upaya menghidupkan suasana Ramadan yang dipadukan dengan khasanah budaya lokal,” ujarnya.
Menurut Aditya, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Samarinda Seberang tetapi juga dari berbagai daerah lain, bahkan luar kota. Hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda dalam menampilkan kreativitas seni serta memperkuat kolaborasi antar komunitas.
Aditya juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga para donatur dan pelaku usaha yang turut membantu kelancaran kegiatan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya acara dengan aman dan tertib.
Meski sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas dan kebisingan di sekitar lokasi acara, pemerintah kecamatan berharap masyarakat dapat memahami karena kegiatan ini hanya digelar setahun sekali. Festival ini diharapkan terus berkembang sebagai ikon Ramadan di Kota Samarinda sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Samarinda Seberang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....