BI Kaltim Dorong Transaksi QRIS di Pasar Ramadan

  • 22 Feb 2026 03:48 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pelaksanaan Samarinda Wisata Belanja Ramadhan 2026 di halaman parkir GOR Segiri tidak hanya menjadi pusat perputaran ekonomi musiman, tetapi juga mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Selama kegiatan berlangsung, transaksi non-tunai melalui QRIS terus digencarkan kepada para pedagang dan pengunjung.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Agus Taufik, mengatakan pihaknya aktif mengajak pelaku usaha memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran utama selama Ramadan. Upaya ini dilakukan untuk memperluas akseptasi transaksi digital di sektor UMKM.

“Kami mendorong seluruh pelaku usaha yang terlibat agar menggunakan QRIS. Masyarakat juga kami imbau untuk bertransaksi secara non-tunai selama berbelanja di Pasar Ramadan,” ujarnya di Samarinda, Jumat 20 Februari 2026.

Berdasarkan laporan panitia, sebagian besar tenant yang berpartisipasi di kawasan GOR Segiri telah menyediakan fasilitas pembayaran digital tersebut. Kondisi ini dinilai menunjukkan kesiapan pelaku UMKM dalam mengikuti perkembangan sistem transaksi modern.

Agus menegaskan, BI Kaltim tidak menetapkan target nominal transaksi selama Ramadan. Namun, pihaknya berharap pemanfaatan QRIS dapat dimaksimalkan sehingga masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital.

“Kami tidak menargetkan angka tertentu. Yang penting, masyarakat bisa menggunakan QRIS dari bank atau penyelenggara mana pun karena sistemnya sudah saling terhubung,” katanya.

Menurutnya, momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri menjadi periode strategis untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital. Selain berpotensi mendongkrak omzet pedagang, penggunaan QRIS juga dinilai membuat transaksi lebih praktis, cepat, dan aman.

Ia menambahkan, kegiatan pasar Ramadan menjadi ruang promosi sekaligus edukasi bagi UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital. Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, diharapkan ekosistem transaksi non-tunai di Kota Samarinda terus tumbuh dan mendukung penguatan ekonomi daerah.

Melalui kolaborasi antara otoritas keuangan, panitia penyelenggara, dan pelaku usaha, Pasar Ramadan tahun ini tidak hanya menghadirkan suasana belanja yang semarak, tetapi juga menjadi langkah konkret menuju transformasi sistem pembayaran yang lebih modern dan efisien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....