Silaturahmi Sebagai Penyambung Hubungan yang Terputus
- 21 Feb 2026 12:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Silaturahmi merupakan salah satu poin penting dalam ajaran agama Islam yang memiliki makna mendalam yang lebih dari sekadar pertemuan fisik. Secara etimologi, silaturahmi berasal dari kata silah yang berarti hubungan dan rahim yang berarti kerabat atau kasih sayang.
Hal ini disampaikan oleh Ustaz Muhammad Khozin dalam siaran Mutiara Ramadan bersama RRI pada Jumat, 20 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa silaturahmi adalah kegiatan menyambung tali persaudaraan.
"Silaturahmi adalah mempererat tali persahabatan yang sering dilakukan terutama bagi umat Islam pada saat sedang melaksanakan, biasanya kalau di tempat kita di hari raya Idul Fitri, silaturahmi adalah salah satu ajaran yang diperintahkan oleh Allah," kata Ustaz Khozin.
Pentingnya menjaga hubungan silaturahmi ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena berkaitan erat dengan kualitas iman seseorang. Dalam tradisi masyarakat Indonesia, momentum terbaik untuk melakukan silaturami seringkali bertepatan dengan perayaan hari raya.
"Di dalam sebuah hadis Rasulullah menyebutkan bahwa orang yang menyambung tali silaturahim adalah orang yang beriman kepada hari akhir. Dengan begitu ternyata banyak keuntungan dan manfaat yang bisa didapatkan," ujarnya.
Secara syariat, silaturahmi juga memiliki fungsi dalam menyelesaikan konflik antarmanusia yang sering kali sulit dihindari. Hubungan antarmanusia memang tidak selamanya berjalan mulus, bahkan terkadang mengalami keretakan hingga terputus sama sekali.
Ustaz Khozin menekankan bahwa bulan suci Ramadan adalah waktu yang sangat tepat untuk mengembalikan hubungan yang kurang harmonis tersebut dengan melakukan silaturahmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....