BI Kaltim Siapkan Rp2,18 Triliun Uang Layak Edar untuk Lebaran 2026
- 21 Feb 2026 10:01 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai rangkaian program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan uang layak edar (ULE) bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Timur selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengatakan program ini merupakan wujud respons terhadap kenaikan permintaan uang tunai di masyarakat.
"SERAMBI merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan uang Rupiah pada periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) sekaligus bagian dari amanat UU No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang," ujar Jajang dalam sambutannya di Samarinda, Jumat 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, jumlah uang tunai yang disiapkan tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun lalu.
"KPwBI Kalimantan Timur menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,18 triliun, meningkat 19,13 persen (yoy) dibanding tahun sebelumnya," kata Jajang.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas uang fisik. "Masyarakat harus turut merawat Rupiah agar tetap layak edar," ucap Seno Aji saat membuka secara resmi rangkaian SERAMBI 2026.
Layanan penukaran uang ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan perbankan di 7 kabupaten/kota wilayah kerja KPwBI Kalimantan Timur. Periode penukaran dijadwalkan berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026.
"Seluruh layanan pendaftaran penukaran dilakukan melalui Aplikasi/Website PINTAR dengan penukaran maksimal 1 paket senilai Rp5,3 juta per orang," ujar pihak BI dalam keterangan tertulisnya.
Selain layanan penukaran, BI Kaltim juga mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui penyerahan kotak amal berbasis QRIS di sejumlah masjid di Kota Samarinda untuk memudahkan donasi masyarakat secara aman dan handal.
.webp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....