Kemenag Balikpapan Dorong Pembangunan Gedung Pemantau Hilal Permanen
- 17 Feb 2026 20:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan mendorong percepatan pembangunan gedung pemantau hilal permanen. Langkah ini diambil menyusul evaluasi bahwa lokasi pemantauan hilal di Kota Balikpapan selama ini kerap berpindah-pindah, yang dinilai kurang efisien dan tidak maksimal untuk memantau keberadaan hilal.
Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Masrivani, mengungkapkan lokasi rukyatul hilal kerap berganti dari tahun ke tahun.
"Dulu kita di Gunung Dubs, TVRI, di hotel, dan terakhir kami menggunakan menara di Masjid Madinatul Iman," ujar Masrivani kepada RRI, pada 17 Februari 2026 usai pantauan hilal di Balikpapan.
Meskipun saat ini telah memanfaatkan menara Masjid Madinatul Iman, Masrivani mengakui ketinggian menara yang mencapai 90 meter masih belum memenuhi standar operasional lantaran pandangan yang terhalang.
"Kami sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD Balikpapan untuk menambah satu tingkat lagi di atas menara ini agar jangkauan pandang ke ufuk barat lebih bebas," jelasnya.
Senada dengan Kemenag, Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, memberikan dukungan penuh atas wacana pembangunan fasilitas pemantauan hilal permanen. Pihaknya menekankan pentingnya standarisasi tempat pemantauan untuk agenda krusial seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah.
Rasmid menjelaskan, kendala teknis di lokasi saat ini adalah adanya penghalang berupa kaca tebal, yang berpotensi menimbulkan embun saat hujan dan menghambat pengamatan.
"Idealnya, pemantauan hilal dilakukan di ruang terbuka (open space) tanpa penghalang. Lokasinya bagus jika dibuatkan khusus di lantai atas tanpa halangan kaca," kata Rasmid.
Pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penentuan awal Ramadan maupun Syawal di Indonesia memerlukan lokasi dengan cakrawala ufuk barat yang bersih, atau didukung dengan fasilitas observatorium/gedung tinggi (rooftop) yang memadai.
Usulan pembangunan ini diharapkan dapat segera terealisasi untuk menunjang kelancaran dan akurasi penetapan hari besar Islam di Balikpapan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....