Ratusan Warga Samarinda Padati Halaman RRI, Antusias Nobar Semifinal Piala Dunia

  • 15 Jul 2026 08:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Halaman Kantor Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Samarinda dipadati oleh ratusan pencinta sepak bola pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari. Mereka datang berbondong-bondong untuk menyaksikan laga sengit semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol.

Antusiasme masyarakat Samarinda sudah terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai pada pukul 03.00 WITA. Para penonton bahkan dilaporkan telah memenuhi area lapangan halaman kantor sejak pukul 02.30 WITA demi mendapatkan posisi menonton terbaik.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Stasiun RRI Samarinda, Saparuddin, menyatakan agenda nonton bareng (nobar) ini merupakan bagian dari program spesial piala dunia 2026. RRI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui udara maupun kegiatan langsung di lapangan.

"Hari ini sebenarnya RRI itu kan punya program acara yang namanya Dengar Bareng. Selain Dengar Bareng, karena itu disiarkan juga di radio, nah ini juga kita mengakomodir teman-teman atau juga masyarakat yang akan menyaksikan nonton bareng di halaman RRI," ujar Saparudin saat ditemui di lokasi acara.

Ia menambahkan, kegiatan nobar di halaman kantor ini merupakan yang perdana digelar oleh RRI Samarinda untuk edisi Piala Dunia tahun ini. Pihak manajemen sengaja memilih momentum krusial, yaitu babak semifinal dan final, untuk menarik minat berskala besar dari warga sekitar.

Kolaborasi media juga menjadi kunci suksesnya penyebarluasan informasi terkait turnamen akbar sepak bola empat tahunan ini. Sebagai salah satu media pemegang lisensi informasi bersama TVRI dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, RRI memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses kemeriahan laga.

"Jadi kan pemberian lisensinya kan TVRI begitu ya. Untuk RRI dan Antara juga menyebarluaskan kepada masyarakat. Untuk RRI sendiri kita ada namanya Dengar Bareng untuk mengakomodir saudara-saudara kita yang hanya bisa mendengarkan," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....