Duet Muda Spanyol Curbarsi-Yamal Pecahkan Rekor 68 Tahun Piala Dunia

  • 03 Jul 2026 12:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Samarinda - Tim nasional Spanyol mencatat sejarah baru pada Piala Dunia FIFA 2026 setelah duet muda Pau Cubarsi dan Lamine Yamal memecahkan rekor yang telah bertahan selama 68 tahun.Pele yang berusia berusia kala itu 17 dan Jose Alfatini saat diusia 20 pada waktu t Brasil melawan Wales. Dalam laga tanding pada 19 Juni tersebut Brasil menang 1-0 berkat gol tunggal Pele di menit ke-66.

Sementara Yamal saat ini berusia 18 dan Cubarsi menginjak 19 tahun dalam laga Spanyol versus Austria saat bertanding di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Kamis 2 juli atau Jumat 3 juli 2026 dini hari WIB.

Berdasarkan data resmi FIFA, Cubarsi dan Yamal menjadi dua pemain remaja pertama yang tampil sebagai starter untuk tim yang sama dalam pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak Pelé dan José Altafini memperkuat Brasil pada perempat final Piala Dunia 1958 menghadapi Wales.

Rekor tersebut bertahan hampir tujuh dekade sebelum akhirnya dipecahkan saat Spanyol menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Kepercayaan pelatih Luis de la Fuente kepada dua pemain Barcelona itu berbuah manis. Spanyol menang meyakinkan 3-0 atas Austria sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.

FIFA menyebut pencapaian Cubarsi dan Yamal sebagai salah satu catatan bersejarah turnamen tahun ini. Kehadiran keduanya menunjukkan keberhasilan regenerasi skuad La Roja dengan memberikan panggung kepada pemain berusia belasan tahun di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Lamine Yamal kembali menjadi sorotan sepanjang turnamen. Penyerang berusia 18 tahun itu terus menambah daftar rekor usia di Piala Dunia dan mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia.

Sementara itu, nama Pelé masih tercatat sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Legenda Brasil tersebut menjadi pencetak gol termuda sekaligus juara dunia termuda ketika membawa negaranya meraih gelar pada edisi 1958 di Swedia saat berusia 17 tahun.

Meski belum menyamai pencapaian Pelé dari sisi prestasi, Cubarsi dan Yamal kini telah mengukir nama mereka dalam buku sejarah Piala Dunia dengan mengakhiri rekor yang bertahan selama 68 tahun.

Dengan usia yang masih sangat muda, keduanya diproyeksikan menjadi fondasi utama tim nasional Spanyol dalam berbagai turnamen besar mendatang, termasuk Piala Dunia berikutnya.Piala Dunia 2026 berpotensi menciptakan sejumlah rekor baru yang tercipta pada babak 16 besar dan menjadi ajang pemecahan rekor yang telah bertahan puluhan tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....