Ronaldo Menorehkan Sejarah, Publik Masih Membandingkannya dengan Messi

  • 24 Jun 2026 13:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena dua gol yang dicetaknya saat membawa Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0, Rabu 24 Juni 2026, tetapi juga karena respons singkatnya ketika kembali dibandingkan dengan rival lamanya, Lionel Messi.

Usai pertandingan di Amerika Serikat, Ronaldo menjalani sesi wawancara dengan media. Namun ketika seorang jurnalis mulai menyinggung penampilan Messi yang juga tampil gemilang bersama Argentina, kapten Portugal itu langsung memotong pertanyaan tersebut.

"Vale," ujar Ronaldo singkat, yang dalam bahasa Portugis dapat diartikan sebagai "lanjut" atau "pertanyaan berikutnya".

Respons itu seolah menegaskan bahwa pemain berusia 41 tahun tersebut tidak ingin kembali terjebak dalam perdebatan yang telah berlangsung hampir dua dekade: Ronaldo versus Messi.

Padahal, perbandingan keduanya kembali mencuat sepanjang fase awal Piala Dunia 2026. Messi membuka turnamen dengan performa luar biasa bersama Argentina, sementara Ronaldo sempat mendapat kritik setelah gagal mencetak gol saat Portugal ditahan Republik Demokratik Kongo 1-1 pada laga pertama Grup K.

Tekanan terhadap Ronaldo semakin besar karena sejumlah bintang lain juga langsung bersinar. Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk Prancis, Erling Haaland mengemas dua gol saat Norwegia mengalahkan Irak, sementara Messi terus menambah koleksi golnya bersama Argentina.

Namun Ronaldo menjawab semua keraguan dengan cara yang paling ia sukai: mencetak gol.

Dua gol ke gawang Uzbekistan tidak hanya membawa Portugal meraih kemenangan besar, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda.

Seusai pertandingan, Ronaldo bahkan terlihat berteriak ke arah kamera televisi.

"I'm back!" atau "Saya kembali!", ucapnya Singkat.

Kalimat tersebut segera menjadi perbincangan di berbagai media internasional. Banyak yang menilai Ronaldo sedang mengirim pesan kepada para pengkritiknya setelah sempat diragukan beberapa hari sebelumnya.

Legenda Swedia, Zlatan Ibrahimovic, bahkan ikut menanggapi selebrasi tersebut.

"Saya kira dia tidak pernah pergi. Saya tidak tahu kenapa dia mengatakan dirinya kembali," ujar Ibrahimovic dalam siaran televisi Fox Sports.

Ketika ditanya mengenai maksud pernyataannya itu, Ronaldo memberikan jawaban yang cukup tegas.

"Itu hanya supaya mereka tidak lupa. Saya sudah melakukan ini selama 23 tahun," kata Ronaldo.

Meski menjadi pahlawan kemenangan Portugal, Ronaldo tetap menegaskan bahwa pencapaian individu bukanlah prioritas utamanya.

"Saya sangat senang, tetapi yang paling penting adalah kerja tim dan kepercayaan diri yang kami dapatkan dari pertandingan ini. Rekor pribadi selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya adalah membantu tim mencapai targetnya," ucapnya.

Ronaldo juga mengakui Portugal sempat melewati masa sulit setelah hasil kurang memuaskan pada laga pembuka.

"Kami melewati banyak rintangan selama sepekan terakhir. Itu pekan yang sulit, pekan yang gelap tanpa bermain sepak bola. Namun kami menghadapinya seperti biasa karena kami percaya pada pekerjaan kami," katanya.

Kemenangan telak atas Uzbekistan membuat Portugal berada di jalur yang tepat menuju babak gugur. Lebih dari itu, laga tersebut kembali menunjukkan bahwa Ronaldo masih mampu menjadi pembeda meski telah memasuki usia 41 tahun.

Perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat antara Ronaldo dan Messi mungkin tidak akan pernah berakhir. Namun pada malam itu, Ronaldo memilih tidak menjawabnya dengan kata-kata.

Ia menjawabnya lewat dua gol, satu rekor dunia, dan kemenangan besar Portugal di panggung terbesar sepak bola dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....