Mbappe Pecahkan Rekor, Prancis Taklukkan Senegal 3-1
- 17 Jun 2026 07:15 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kylian Mbappe kembali membuktikan mengapa dirinya menjadi wajah sepak bola Prancis saat ini. Penyerang berusia 27 tahun itu menorehkan sejarah baru setelah membawa Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengantar Les Bleus memuncaki klasemen sementara Grup I. Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi malam bersejarah bagi Mbappe yang resmi melampaui rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis.
Dua gol yang dicetaknya membuat koleksi gol Mbappe untuk Prancis mencapai 58 gol. Catatan itu menempatkannya sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak Les Bleus, mengungguli Giroud yang sebelumnya mengoleksi 57 gol.
Namun perjalanan menuju kemenangan tidak berlangsung mudah.
Prancis justru mengalami kesulitan sepanjang babak pertama. Senegal tampil disiplin dan mampu meredam kreativitas lini depan Prancis yang dihuni Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.
Bahkan Senegal hampir membuka keunggulan lebih dulu. Nicolas Jackson sempat menggetarkan tiang gawang Prancis, sementara Ismaila Sarr menyia-nyiakan peluang emas sesaat sebelum turun minum.
Babak pertama memperlihatkan sisi lain Prancis yang jarang terlihat. Tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menciptakan peluang bersih dan beberapa kali beruntung terhindar dari kebobolan.
Situasi berubah total setelah jeda.
Deschamps tampaknya menemukan formula yang tepat di ruang ganti. Intensitas permainan Prancis meningkat drastis dan tekanan mulai terus mengarah ke pertahanan Senegal.
Pada menit ke-66, Mbappe memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan terobosan Michael Olise, kapten Prancis itu menunjukkan kualitas kelas dunia dengan penyelesaian tenang yang gagal dihentikan Edouard Mendy.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Senegal sempat mencoba bangkit, tetapi justru Prancis yang kembali menambah keunggulan melalui Bradley Barcola pada menit ke-82. Pemain muda yang menjalani debut Piala Dunia itu hanya membutuhkan waktu singkat untuk mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan.
Ketika Senegal memperkecil ketertinggalan lewat Ibrahim Mbaye, harapan untuk bangkit langsung dipatahkan oleh Mbappe.
Kurang dari dua menit kemudian, sang bintang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Senegal. Gol itu bukan hanya memastikan kemenangan Prancis, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam sejarah sepak bola negaranya.
Rekor yang dicapai Mbappe tidak berhenti di sana.
Selain menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis, ia kini juga menjadi pencetak gol terbanyak negaranya di ajang Piala Dunia. Koleksi 15 gol membuatnya melampaui legenda Just Fontaine dan semakin mendekati rekor dunia milik Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol.
Meski menang meyakinkan, Prancis tetap memiliki pekerjaan rumah. Penampilan mereka pada babak pertama menunjukkan masih ada celah yang bisa dimanfaatkan lawan-lawan berikutnya.
Di sisi lain, Senegal pulang dengan kekalahan tetapi bukan tanpa harapan. Penampilan Ibrahim Mbaye menjadi salah satu cerita menarik. Pada usia 18 tahun, ia mencatatkan diri sebagai salah satu pencetak gol termuda Afrika dalam sejarah Piala Dunia dan menunjukkan bahwa Senegal masih memiliki masa depan cerah.
Bagi Prancis, malam itu tetap menjadi milik Mbappe. Di panggung terbesar sepak bola dunia, ia sekali lagi membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar bintang, melainkan sosok yang terus menulis sejarah untuk negaranya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....