Jorge Martin Pertahankan Puncak Klasemen usai Grand Prix Inggris 2026

  • 10 Agt 2026 15:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Inggris - Jorge Martin berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2026 setelah menyelesaikan Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, dikutip dari Crash.net, Minggu 9 Agustus 2026. Pembalap Aprilia Racing tersebut finis di posisi kedua di belakang rekan senegaranya, Raul Fernandez. Hasil itu membuat Martin semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 240 poin, unggul 31 poin atas Marco Bezzecchi yang berada di posisi kedua.

Diberitakan Motorsport, balapan MotoGP Inggris 2026 berlangsung sengit sejak lap pertama. Martin sebenarnya memulai balapan dari posisi terdepan setelah mengamankan pole position. Namun, masalah pada perangkat pengatur ketinggian bagian belakang (rear ride-height device) membuatnya kehilangan posisi ketika start. Kondisi tersebut dimanfaatkan Raul Fernandez untuk mengambil alih pimpinan lomba dan langsung membangun keunggulan dari para pembalap di belakangnya.

Raul Fernandez tampil sangat dominan di Silverstone. Pembalap Trackhouse tersebut mampu memimpin sejak awal hingga finis dan meraih kemenangan pertamanya di MotoGP 2026. Fernandez bahkan sempat menciptakan jarak sekitar tiga detik dari rombongan pengejar pada seperempat awal balapan. Kemenangan ini sekaligus menghidupkan kembali peluangnya dalam persaingan papan atas klasemen MotoGP.

Di tengah dominasi Fernandez, Martin menunjukkan kemampuan bangkit yang impresif. Setelah kehilangan beberapa posisi pada awal lomba, pembalap asal Spanyol itu secara bertahap kembali ke barisan depan. Martin akhirnya berhasil melewati Marco Bezzecchi pada lap kesembilan untuk merebut posisi kedua. Meskipun sempat memangkas jarak dengan Fernandez, Martin tidak mampu mengejar sang pemenang hingga garis finis.

Hasil tersebut tetap menjadi keuntungan besar bagi Martin dalam klasemen MotoGP 2026. Tambahan poin dari posisi kedua membuatnya mengumpulkan 240 poin setelah 12 seri dari total 22 seri musim ini. Bezzecchi kini menjadi pesaing terdekat dengan 209 poin, disusul Ai Ogura dengan 203 poin dan Marc Marquez dengan 200 poin. Artinya, persaingan perebutan gelar juara dunia masih terbuka, tetapi Martin memiliki keunggulan yang cukup penting.

Posisi klasemen juga berubah setelah Ai Ogura gagal menyelesaikan balapan. Pembalap Trackhouse tersebut mengalami kecelakaan pada lap kesembilan, yang menjadi salah satu kesalahan besar pertamanya sepanjang musim 2026. Insiden itu membuat Ogura turun ke posisi ketiga klasemen, sementara Bezzecchi naik ke posisi kedua setelah mengamankan podium ketiga di Silverstone.

Melansir laman The Official Home of MotoGP, performa Martin di Grand Prix Inggris juga tidak bisa dilepaskan dari hasil Sprint Race sehari sebelumnya. Pada Sabtu 8 Agustus 2026, Martin berhasil memenangi Sprint setelah mengawali balapan dari pole position. Kemenangan tersebut membuatnya mendapatkan tambahan tiga poin dan memperlebar keunggulannya atas Ogura menjadi 17 poin sebelum balapan utama berlangsung. MotoGP mencatat kemenangan tersebut sebagai kemenangan Sprint ketiganya pada musim 2026.

Dengan hasil di Silverstone, Martin semakin menunjukkan konsistensinya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Keunggulan 31 poin atas Bezzecchi memang belum menjamin gelar juara karena masih ada 10 seri yang harus dilalui. Namun, kemampuan Martin mengamankan podium setelah mengalami masalah pada awal balapan menjadi modal penting untuk menghadapi fase akhir musim.

Persaingan MotoGP 2026 pun semakin menarik karena posisi lima besar klasemen masih dihuni pembalap dengan selisih poin yang relatif rapat. Bezzecchi mengoleksi 209 poin, Ogura 203 poin, Marc Marquez 200 poin, dan Fabio Di Giannantonio 199 poin. Sementara itu, kemenangan di Silverstone membawa Raul Fernandez ke posisi keenam dengan 184 poin dan memangkas jaraknya dengan Martin menjadi 56 poin.

Bagi Martin, mempertahankan puncak klasemen setelah MotoGP Inggris 2026 menjadi pencapaian penting dalam perjalanannya menuju gelar juara dunia. Ia tidak hanya mampu mengatasi tekanan persaingan, tetapi juga menunjukkan ketangguhan setelah kehilangan posisi pada awal balapan. Dengan masih tersisa 10 seri, perhatian kini akan tertuju pada apakah Martin mampu mempertahankan konsistensinya atau para pesaing, terutama Bezzecchi, Ogura, dan Marc Marquez, mampu memperkecil jarak di klasemen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....