Kutim Juara Umum Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026

  • 18 Mei 2026 11:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kontingen Kabupaten Kutai Timur berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kelompok Umur Panjat Tebing Kalimantan Timur 2026, yang berlangsung di Venue Sport Climbing Gelora Kadrie Oening, Samarinda.

Kutai Timur sukses mempertahankan dominasinya setelah mengoleksi 35 medali terdiri dari 14 emas, 13 perak, dan 8 perunggu. Raihan tersebut mengukuhkan Kutai Timur sebagai salah satu kekuatan panjat tebing kelompok umur di Kalimantan Timur.

Kejuaraan yang berlangsung pada 13 hingga 16 Mei 2026 itu diikuti 128 atlet muda dari sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Ajang tersebut juga menjadi seleksi menuju Kejuaraan Nasional Kelompok Umur FPTI yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juni mendatang.

Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim, Elly Luchritia Nova, mengapresiasi capaian Kutai Timur yang kembali tampil dominan dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, banyaknya atlet yang dimiliki Kutim menjadi modal penting bagi Kalimantan Timur menghadapi Kejurnas maupun persiapan menjadi tuan rumah Kejurnas 2027.

“Memang mau enggak mau kita mengharapkan dari Kutim. Tapi tidak menutup kemungkinan dari kabupaten dan kota lain seperti Bontang, Balikpapan, Samarinda, Paser, PPU, dan Kukar juga bisa melahirkan atlet-atlet baru yang berprestasi,” ujarnya.

Elly juga berharap seluruh 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dapat berpartisipasi penuh pada event-event FPTI Kaltim berikutnya, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu yang belum sempat bergabung pada kejuaraan kali ini.

Terkait Kejuaraan Nasional, Elly mengatakan FPTI Kaltim saat ini tengah mempersiapkan atlet-atlet terbaik hasil Kejurprov untuk tampil pada Kejurnas Kelompok Umur 2026 di Jakarta.

“Karena Kejurnas di bulan Juni, makanya kami kejar Kejurprov di bulan ini untuk menjaring atlet-atlet yang nanti bisa maju ke Kejurnas,” katanya.

Sebelumnya, FPTI Kutai Timur memang menargetkan gelar juara umum dengan menurunkan 22 atlet terbaiknya. Ketua Umum FPTI Kutim Aji Fahriza Hakim menilai kejurprov menjadi momentum penting bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempersiapkan diri menuju level nasional.

Persaingan ketat sempat terjadi antara Kutai Timur dan Balikpapan pada awal perlombaan. Namun, konsistensi atlet Kutim di berbagai nomor membuat mereka mampu unggul dalam perolehan medali hingga akhir kejuaraan.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet muda Kutai Timur untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Timur dalam cabang olahraga panjat tebing di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....