POLNES Optimistis Hadapi Laga Penentuan Campus League

  • 10 Mei 2026 10:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Tim basket Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) optimistis menghadapi laga penentuan dalam ajang Campus League 2026 setelah meraih kemenangan pada pertandingan kedua.

Pelatih basket POLNES, Sandy Indracahya, mengakui persiapan tim menuju kompetisi sempat terkendala masalah teknis, termasuk keterbatasan fasilitas latihan di kampus.

“Dari POLNES sendiri termasuk minim preparation karena ada beberapa kendala, terutama lapangan. Tapi kami coba antisipasi dengan persiapan lebih baik menjelang pertandingan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai performa pemain pada laga kedua sudah sesuai harapan. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan strategi dengan baik hingga berhasil mengamankan kemenangan.

“Anak-anak hari ini bermain sesuai yang saya mau. Memang ada sedikit kendala teknis, tapi saya percaya mereka bisa menjalankan semuanya sesuai harapan,” katanya.

Saat ini POLNES mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan. Hasil pertandingan berikutnya akan menentukan peluang mereka dalam persaingan regional Samarinda.

Indra menyebut laga melawan Universitas Mulawarman sebelumnya menjadi tantangan berat bagi timnya. Namun ia menegaskan setiap pertandingan di Campus League dianggap sebagai final.

“Target kami setiap pertandingan adalah final. Jadi bagaimana caranya kami harus tampil maksimal dan meraih kemenangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebugaran pemain mengingat jadwal pertandingan berlangsung padat selama tiga hari berturut-turut.

Sementara itu, kapten tim POLNES, Muhammad Rizky, mengatakan performa tim sempat terganggu akibat adaptasi lapangan dan kendala teknis saat pertandingan.

“Pertandingan hari ini ada sedikit kendala teknis, jadi performa sempat naik turun. Tapi untungnya anak-anak masih bisa tampil maksimal,” ujarnya.

Mahasiswa Teknik Sipil semester enam tersebut optimistis timnya bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya setelah mulai beradaptasi dengan atmosfer kompetisi.

Selain fokus pada pertandingan, Indra berharap Campus League dapat terus digelar secara berkelanjutan di Kalimantan Timur sebagai wadah pengembangan atlet basket mahasiswa.

“Ini seperti pestanya mahasiswa, khususnya basket. Anak-anak kampus juga punya mimpi untuk terus bermain basket melalui Campus League,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....