Campus League 2026 Samarinda, diikuti Empat Perguruan Tinggi
- 10 Mei 2026 09:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kompetisi basket mahasiswa Campus League 2026 resmi menggulirkan pertandingan regional di Samarinda sebagai kota pertama di luar Pulau Jawa.
Head of Competition and Talent Development Campus League, Dave Leopold, menjelaskan kompetisi tahun ini menggunakan format berbeda di setiap regional sesuai jumlah peserta dan kebutuhan pertandingan.
“Di Samarinda kami menggunakan format setengah kompetisi atau round robin tanpa semifinal dan final. Juara ditentukan langsung dari klasemen akhir selama tiga hari pertandingan,” ujarnya, di Gor serbaguna Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda, Sabtu 9 Mei 2026.

Regional Samarinda diikuti empat perguruan tinggi, yakni Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Politeknik Negeri Samarinda, dan Politeknik Negeri Balikpapan.
Selain Samarinda, Campus League 2026 juga digelar di sejumlah regional besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta dengan format pertandingan yang berbeda.
Dave menjelaskan, regional Jakarta dan Surabaya menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, masing-masing diikuti 16 tim putra dan delapan tim putri. Khusus Jakarta, persaingan kategori putri bahkan harus melalui babak kualifikasi terlebih dahulu.
Sementara regional Bandung dan Yogyakarta menerapkan sistem hingga babak delapan besar guna memberikan lebih banyak pengalaman bertanding bagi atlet mahasiswa.
Pada fase nasional nanti, Campus League akan mempertemukan tim terbaik dari seluruh regional. Untuk kategori putra, sebanyak 10 tim akan berlaga dengan sistem dua grup yang masing-masing berisi lima tim.
Jakarta akan mengirim tiga wakil sebagai tuan rumah nasional, sedangkan Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta masing-masing mengirim dua tim. Regional Samarinda mendapat satu slot wakil nasional.
Untuk kategori putri, delapan tim akan bersaing dalam dua grup berisi empat tim. Namun tahun ini regional Samarinda belum memiliki wakil di kategori putri.
Menurut Dave, sistem kompetisi tersebut dirancang untuk memperluas jam terbang atlet sekaligus melahirkan talenta basket mahasiswa yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Harapannya Campus League bisa menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet muda dari lingkungan kampus,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....