Pangdam VI/Mulawarman Tegaskan Pancasila sebagai Benteng Keutuhan NKRI
- 01 Okt 2026 19:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan: Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kamis 1 Oktober 2026) pagi. Di tengah derap langkah pasukan dan hening cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi, komitmen menjaga nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."
Upacara tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Rangkaian kegiatan, mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, hingga pembacaan Naskah Ikrar, menjadi pengingat atas sejarah perjuangan bangsa.
Ikrar yang dibacakan menegaskan tekad untuk terus menjaga kebenaran, keadilan, persatuan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Usai upacara dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, Pangdam VI/Mulawarman menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodam VI/Mulawarman yang hadir.
"Pancasila bukan sekadar susunan kalimat indah yang kita hafalkan atau naskah tua yang dibacakan dalam setiap upacara," ujar Pangdam VI/Mulawarman.
Ia menegaskan, Pancasila merupakan landasan yang harus terus dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk oleh setiap prajurit TNI.
"Pancasila adalah darah yang mengalir di setiap helai napas prajurit, benteng tak kasat mata yang menjaga keutuhan Indonesia dari badai zaman. Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa pengorbanan para pahlawan bukanlah cerita lalu, melainkan amanat yang membakar jiwa kita hari ini. Selama detak jantung prajurit Mulawarman masih ada, Pancasila tidak akan pernah goyah di tanah Kalimantan," kata Mayjen TNI Krido Pramono.
Pesan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Makodam VI/Mulawarman. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila, persatuan bangsa, dan keutuhan NKRI.
Di Kalimantan, nilai-nilai Pancasila ditegaskan sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....