Sinergi Komisi VII dan Sucofindo Genjot Sertifikasi SNI UMKM Kaltim

  • 18 Sep 2026 19:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Komisi VII DPR RI bersama Badan Standardisasi Nasional, serta PT SUCOFINDO (PERSERO) bersinergi mendorong percepatan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Timur. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat daya saing lokal sekaligus memperluas penetrasi pasar hingga ke kancah internasional.

Kepemilikan sertifikat standar mutu dinilai menjadi kunci krusial agar produk daerah mampu bersaing secara legal dan kompetitif. Dampak positifnya bahkan sudah terbukti nyata dalam mendongkrak performa bisnis pelaku usaha.

“Salah satu pelaku usaha bahkan mencatatkan peningkatan omzet penjualan lebih dari 70 persen setelah produknya berhasil mengantongi sertifikasi standar,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, dalam kunjungan kerja spesifik di Balikpapan, Jumat, 18 September 2026 sore.

Dalam mendukung upaya tersebut, SUCOFINDO memiliki layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan konsultansi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

“SUCOFINDO siap mendukung pelaku usaha melalui layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, dan konsultansi sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” kata Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO), Dani Pramantyo.

Dani menambahkan bahwa ke depan SUCOFINDO berkomitmen melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM melalui layanan TIC (Testing, Inspection, Certification), sesuai program dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi kuat antara DPR RI, Badan Standardisasi Nasional (BSN), pemerintah daerah, dan BUMN, upaya tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha, tetapi juga efektif melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor ilegal yang tidak memenuhi standar mutu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....