Abu Krakatau Merembet ke Sepinggan, Puluhan Penerbangan Rute Jakarta Lumpuh

  • 07 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mengalami gangguan massal hingga Senin, 7 September 2026. Sebanyak 28 penerbangan dibatalkan akibat dampak berantai dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang menyebarkan abu vulkanik berbahaya ke ruang udara.

Pembatalan ini dipicu oleh penutupan jalur udara dan pembatasan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, Banten, yang menjadi destinasi utama dari Balikpapan. Akibatnya, terjadi efek domino yang menghambat rotasi pesawat menuju Balikpapan.

Pgs. General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rizal Aries Laksono, menjelaskan bahwa pembatalan ini mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM) resmi demi menjaga keselamatan penerbangan.

"Banyak rute terdampak, khususnya bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma yang menjadi rute utama. Berdasarkan laporan NOTAM saat ini, wilayah Soekarno-Hatta dan sekitarnya masih mengalami hujan abu hingga pukul 19.00 WITA," ujarnya.

Khusus untuk rute Bandara Soekarno-Hatta, terdapat total 10 jadwal kedatangan dan 9 keberangkatan yang terdampak. Hingga pukul 10.00 WITA, sudah ada 3 penerbangan (flight) yang dilaporkan batal. Seluruh penerbangan untuk rute tersebut dipastikan dibatalkan hingga malam hari sesuai dengan masa berlaku NOTAM.

"Jika kemarin dilaporkan ada sekitar 2.000 penumpang yang batal berangkat, untuk jumlah penumpang yang terdampak hari ini masih dalam proses konfirmasi," kata Rizal.

Dampak dari bencana alam ini sangat memengaruhi aktivitas penerbangan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang menurun. Akibatnya, jumlah penumpang harian yang biasanya mencapai 11.000 hingga 12.000 orang, kini merosot menjadi sekitar 7.000 orang saja. Penurunan ini mencapai sekitar 30 persen.

Sebagai solusi alternatif, penumpang dengan tujuan Jakarta dapat mengambil rute penerbangan transito yang masih aman dari abu vulkanik, seperti menuju Semarang, Bandung, Yogyakarta, atau Surabaya.

Sementara itu, salah satu penumpang tujuan Jakarta, Rian, memilih untuk mengajukan refund atau pengembalian dana tiket sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pihak maskapai dan bandara.

"Saya belum tahu kelanjutannya seperti apa, tetapi saya berharap bisa kembali ke Pulau Jawa terlebih dahulu dengan mengambil rute Jawa Tengah atau Jawa Timur," ucap Rian.

Rian menambahkan bahwa ia menjadwalkan keberangkatan menuju Jakarta pada Senin 7 September 2026 ini, sehingga sebelumnya tidak mengetahui jika erupsi gunung api tersebut berdampak masif pada rute penerbangannya.

Situasi Terkini dan Maskapai yang Terdampak

Hingga saat ini, gangguan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan masih didominasi oleh pembatalan rute dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Maskapai yang terdampak di antaranya adalah Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Super Air Jet, dan Batik Air. Dampak tersendatnya rotasi pesawat ini juga merembet ke beberapa rute domestik lain, seperti tujuan Bandung (BDO), Palu (PLW), serta penerbangan Wings Air menuju Melak, Kutai Barat (GHS).

Pihak otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan hari ini untuk selalu memeriksa status penerbangan terbaru melalui maskapai masing-masing sebelum menuju ke bandara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....