Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Bangkit Jadi Negara Kuat

  • 01 Sep 2026 18:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jombang – Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan bangkit menjadi negara yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing dalam beberapa tahun mendatang.

Keyakinan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dikutip dari laman Presidenri.go.id, Selasa, 1 September 2026, Presiden menyebut sejumlah capaian strategis menjadi modal penting bagi kebangkitan Indonesia.

Salah satunya adalah tercapainya swasembada pangan dan upaya pemerintah menuju swasembada energi.

“Kita sudah swasembada pangan, dan sebentar lagi kita akan swasembada energi,” ujar Prabowo.

Menurutnya, Indonesia dalam waktu mendatang diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada impor bahan bakar minyak dari negara lain.

Presiden juga menyoroti perkembangan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang kini telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat.

Pemerintah, kata Prabowo, terus melakukan penyempurnaan agar pelaksanaan program tersebut dapat memberikan manfaat secara merata.

Ia menegaskan manfaat MBG harus dapat dirasakan seluruh anak Indonesia, ibu hamil, dan masyarakat lanjut usia.

“Yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita, dan semua ibu-ibu hamil, dan semua orang tua lanjut usia,” katanya.

Selain program pangan dan sosial, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengoperasian puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih.

Prabowo menegaskan barang yang mendapatkan subsidi pemerintah harus benar-benar diterima masyarakat dengan harga sesuai ketentuan.

“Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya harga subsidi,” katanya.

Presiden menegaskan barang bersubsidi tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan perdagangan yang merugikan masyarakat.

Dalam sambutannya, Prabowo juga mengakui Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Tantangan tersebut antara lain perubahan iklim seperti El Nino serta kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

Namun, kondisi tersebut dinilai tidak menghilangkan potensi besar yang dimiliki Indonesia.

Prabowo menyebut kekayaan sumber daya alam dan potensi energi menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Percaya sama saya, beberapa tahun lagi Indonesia akan bangkit dengan luar biasa, dan tidak akan ada yang bisa bendung kita,” ujarnya.

Presiden juga kembali menekankan pentingnya pemberantasan korupsi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran negara.

Menurutnya, berbagai langkah penghematan pemerintah telah menghasilkan ratusan triliun rupiah yang dapat dialokasikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Uang itulah yang kita gunakan untuk sebesar-besarnya membantu rakyat yang paling miskin, yang paling tidak berdaya,” ucap Prabowo.

Presiden berharap berbagai kebijakan tersebut mampu memastikan sumber daya negara dan hasil pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Optimisme itu sekaligus menjadi dorongan agar Indonesia semakin mandiri dan berdaulat dalam berbagai sektor strategis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....