Presiden Prabowo Sampaikan Dukungan kepada Warga Terdampak Bencana di Nakegeo

  • 27 Agt 2026 19:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, NTT – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Posko Pengungsian Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 26 Agustus 2026, membawa semangat dan harapan bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana, sekaligus memberikan dukungan moral bagi para pengungsi.

Dikutip dari laman Setneg.go.id, Kamis 27 Agustus 2026, setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung menyapa warga yang berada di posko pengungsian. Sapaan hangat Kepala Negara disambut antusias masyarakat, termasuk anak-anak yang tampak tersenyum dan melambaikan tangan. Suasana haru dan penuh keakraban terasa sepanjang kunjungan.

Presiden kemudian meninjau dapur umum yang melayani kebutuhan para pengungsi. Di lokasi tersebut, Presiden berdialog dengan petugas yang tengah menyiapkan makanan bagi warga terdampak.

Ia juga melihat secara langsung menu yang disiapkan di dapur lapangan Polri untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik.

Usai meninjau fasilitas pendukung, Presiden melanjutkan kunjungan ke sejumlah tenda pengungsian. Momen emosional terjadi ketika beberapa warga menyambut kedatangannya dengan tangis haru. Sejumlah pengungsi bahkan memeluk Presiden sebagai bentuk ungkapan perasaan dan harapan di tengah situasi yang mereka hadapi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada seluruh masyarakat Flores yang terdampak bencana, khususnya kepada mereka yang kehilangan anggota keluarga.

“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menangani dampak bencana.

Menurutnya, masyarakat perlu tetap tenang dan waspada sembari menunggu kondisi benar-benar aman berdasarkan kajian para ahli.

“Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar dan kita ambil langkah-langkah persiapan. Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal tiga minggu lagi, baru relatif aman semuanya. Kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Kepala Negara memastikan pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara,” ucapnya.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Nagekeo bukan sekadar meninjau penanganan bencana, tetapi juga menjadi momentum untuk mendengar langsung aspirasi serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Di tengah duka dan ketidakpastian yang masih dirasakan warga, pesan yang disampaikan Presiden jelas: negara hadir, memberikan perhatian, dan memastikan masyarakat Nusa Tenggara Timur tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....