Kombes Jerrold: Berbakti pada Orang Tua, Mengabdi hingga Istana Negara

  • 15 Agt 2026 18:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan — Di balik tegaknya sikap sempurna dan lantangnya aba-aba seorang perwira, terselip dedikasi panjang serta doa tulus yang terus mengalir dari kejauhan.

Kombes Pol. Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan, menorehkan prestasi membanggakan setelah lolos ke babak delapan besar calon Komandan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara.

Capaian prestisius ini tidak diraih dalam semalam. Sejak Mei 2026, mantan personel Korps Brimob tersebut telah melalui proses panjang yang menuntut kesempurnaan fisik, ketangguhan mental, dan kedisiplinan tingkat tinggi.

Perjalanan menuju panggung kehormatan kenegaraan itu dimulai melalui seleksi internal Polri di Jakarta pada Mei 2026. Jerrold bersaing bersama sembilan perwira menengah (Pamen) terbaik melalui serangkaian tes, mulai dari pemeriksaan kesehatan komprehensif, psikotes, hingga uji kepiawaian Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Pada Juni 2026, Jerrold terpilih sebagai salah satu dari empat wakil terbaik Polri untuk berlaga di tingkat pusat Kogartap I/Jakarta. Ia kemudian bersaing bersama 12 perwira dari tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU).

Selanjutnya, pada Juli 2026, Jerrold dinyatakan masuk dalam jajaran delapan besar terbaik gabungan TNI-Polri. Mereka berhak mengemban tugas kehormatan dalam rangkaian upacara kenegaraan di Istana Negara hingga setahun ke depan.

Misi perdana mereka menanti pada tengah malam 16 Agustus 2026 melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Di balik persiapan fisik yang intens, mulai dari menjaga pola makan demi memastikan seragam dinas tetap presisi hingga menyelaraskan ritme bersama rekan lintas matra, terdapat kehangatan keluarga yang menjadi salah satu sumber kekuatannya.

"Istri dan anak-anak adalah bagian dari hidup saya. Waktu berkualitas bersama mereka seusai latihan menjadi alasan terbesar saya untuk kembali bangkit mempersiapkan diri," ujar Kombes Jerrold kepada RRI, melalui sambungan telepon, Sabtu 15 Agustus 2026 sore.

Rasa haru terpancar ketika ia mengenang kedua orang tuanya. Kondisi fisik yang terbatas membuat keduanya tidak memungkinkan hadir langsung di Istana. Namun, layar televisi di rumah akan menjadi saksi baktinya kepada negara sekaligus keluarga.

"Kami memohon doa restu agar bila diberi amanah memimpin, kami dapat menunaikannya dengan sempurna. Doa kami sederhana, agar orang tua tercinta dapat tersenyum bangga menyaksikannya dari rumah," ucap Jerrold.

Penugasan ini sekaligus menjadi bentuk kehormatan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Dengan restu dan dukungan Kapolda Kaltim, serta penunjukan Wakapolresta sebagai pelaksana tugas harian, Kombes Jerrold memastikan stabilitas keamanan dan pelayanan masyarakat di Kota Balikpapan tetap berjalan optimal.

"Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kalimantan Timur di kancah nasional," ucapnya sebelum mengakhiri perbincangan.

Jika takdir belum menetapkan dirinya sebagai pemimpin upacara pada detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2026, pengabdian delapan perwira terbaik bangsa ini masih panjang. Mereka tetap siaga mengawal rangkaian upacara kenegaraan bersama Presiden hingga Hari Lahir Pancasila 2027 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....