Prabowo Lantik Sudaryono Jaga Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis
- 23 Jul 2026 07:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 22 Juli 2026.Pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan setelah Kepala BGN sebelumnya, Nanik Sudaryati, mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Dilansir dari setneg.go.id, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan Nanik Sudaryati telah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi kepada Presiden Prabowo agar dapat fokus menjalani pemulihan kesehatan.
"Ibu Nanik mengajukan permohonan pengunduran diri dalam kapasitas beliau selaku Kepala BGN kepada Bapak Presiden. Beliau ingin memohon untuk fokus terlebih dahulu mengatasi masalah kesehatan beliau. Secara resmi beliau juga sudah mengirimkan surat pengunduran diri," ujar Prasetyo Hadi.
Menurut Prasetyo, Presiden bergerak cepat menunjuk pengganti agar pelaksanaan tugas Badan Gizi Nasional tetap berjalan. Langkah tersebut dinilai penting karena BGN memegang peran strategis dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga kepemimpinan di lembaga tersebut tidak boleh mengalami kekosongan.
"BGN adalah sebuah institusi yang jenis pekerjaannya tidak bisa ditunda. Maka dalam waktu sesingkat-singkatnya Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari beliau, kemudian sesegera mungkin memutuskan menunjuk penggantinya agar tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman," katanya.
Prasetyo menuturkan penunjukan Sudaryono didasarkan pada berbagai pertimbangan. Selain menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono juga terlibat sejak awal dalam proses penyusunan konsep dan teknis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
"Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi, menggagas, dan mengonsep bagaimana teknis pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini," ujar Prasetyo.
Lebih lanjut, pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian dinilai menjadi nilai tambah karena keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bergantung pada ketersediaan bahan pangan yang didukung sektor pertanian. Sinergi antara BGN dan Kementerian Pertanian diharapkan semakin memperkuat ekosistem penyediaan pangan bergizi bagi para penerima manfaat.
Dengan pelantikan ini, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal tanpa hambatan. Kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional juga diharapkan mampu mempercepat pencapaian target peningkatan kualitas gizi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....