BNPB Dorong Pemda Percepat Pembangunan Sumur Bor dan Distribusi Air Bersih
- 30 Jun 2026 19:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui pembangunan sumur bor, pipanisasi, hingga penguatan distribusi air bersih.
Kepala BNPB RI, Suharyanto, mengatakan pemerintah daerah tidak perlu menunggu terjadinya bencana untuk melakukan langkah mitigasi. Daerah dapat secara proaktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya penyediaan air bagi masyarakat.
"Daerah bisa bekerja sama dengan BNPB untuk membangun sumur-sumur dalam, melakukan pipanisasi, maupun memperkuat distribusi air bersih sebelum kondisi kekeringan menjadi lebih parah," ujar Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026.
Menurut Suharyanto, BNPB telah mendukung pembangunan sumur bor di berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi Tenggara. Program tersebut dilaksanakan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kerawanan masing-masing daerah.
Suharyanto menjelaskan tidak semua wilayah memungkinkan pembangunan sumur dalam. Oleh karena itu, alternatif berupa pipanisasi dari sumber air yang berjarak jauh juga dapat dilakukan, seperti yang telah diterapkan di Nusa Tenggara Timur, Aceh, dan sejumlah daerah lainnya.
"Apabila pengeboran hingga kedalaman ratusan meter tidak menemukan sumber air, maka solusi yang dapat dilakukan adalah pipanisasi dari sumber air yang debitnya masih mencukupi," katanya pada Senin 29 Juni 2026.
Selain itu, BNPB pada tahun 2026 memperoleh tambahan 130 unit mobil tangki air yang akan didistribusikan ke daerah-daerah rawan kekeringan. BNPB juga meminta pemerintah daerah lebih aktif melaporkan kondisi di lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. (zul)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....