BMKG Prediksi El Nino Kuat Berlangsung hingga 2027, Pemda Diminta Waspada

  • 30 Jun 2026 19:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena El Nino tahun 2026 telah aktif dan berpotensi mencapai kategori kuat. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga pertengahan tahun 2027 dan memerlukan kesiapsiagaan lintas sektor di seluruh daerah.

Kepala BMKG RI, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri, pada Senin 29 Juni 2026, menjelaskan kondisi suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur terus mengalami peningkatan. Fenomena tersebut menjadi indikator utama penguatan El Nino secara global.

"BMKG memprediksi peluang intensitas El Nino mencapai level kuat itu sebesar 98 persen. Namun, kami juga memperkirakan intensitas tersebut akan turun secara perlahan pada periode berikutnya," kata Teuku Faisal Fathani.

Menurut Teuku, indeks ENSO pada akhir Juni 2026 tercatat berada pada angka plus 1,61. Kondisi ini menunjukkan pemanasan signifikan di wilayah Samudra Pasifik yang telah melampaui batas netral selama tujuh dasarian berturut-turut.

Teuku menegaskan masyarakat perlu memahami perbedaan antara fenomena El Nino dan musim kemarau. Ia menjelaskan bahwa musim kemarau merupakan siklus tahunan, sedangkan El Nino merupakan fenomena global yang terjadi setiap tiga hingga tujuh tahun sekali dengan durasi sekitar sembilan hingga dua belas bulan.

"El Nino bukan berarti Indonesia akan mengalami kemarau selama sembilan sampai dua belas bulan. Yang perlu diwaspadai adalah ketika El Nino terjadi bersamaan dengan musim kemarau, karena kondisi tersebut dapat menyebabkan curah hujan menjadi jauh lebih rendah," ujarnya.

BMKG memperkirakan fenomena El Nino yang mulai berkembang sejak April hingga Mei 2026 akan berakhir sekitar Mei 2027. Meski demikian, dampak paling signifikan diprediksi terjadi selama periode puncak musim kemarau pada Juli hingga Oktober 2026. (zul)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....