Presiden Prabowo: Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
- 22 Jun 2026 08:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta mengoptimalkan pengelolaan aset negara guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu 21 Juni 2026.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden memberikan perhatian khusus terhadap penguatan pengelolaan aset nasional melalui dua langkah utama, yakni percepatan transformasi BUMN dan pengembangan sektor ekonomi baru yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Senin 22 Juni 2026.
Salah satu sektor yang menjadi fokus pengembangan adalah pariwisata. Pemerintah menilai sektor ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui penyelenggaraan berbagai acara berskala nasional maupun internasional, seperti ajang olahraga dan konser musik.
Selain pariwisata, industri kreatif juga dipandang memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, serta meningkatkan perputaran ekonomi di berbagai daerah.
“Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara mencakup penguatan sektor pariwisata melalui event-event besar dan pengembangan industri kreatif,” kata Teddy.
Dalam pertemuan tersebut, transformasi BUMN juga menjadi agenda penting. Dari sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, pemerintah telah berhasil melakukan konsolidasi terhadap 258 entitas. Ke depan, pemerintah menargetkan konsolidasi terhadap sekitar 300 entitas guna meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengurangi beban biaya negara.
Langkah konsolidasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan-perusahaan milik negara sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara merupakan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo untuk menjadikan kekayaan nasional sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap daya saing Indonesia semakin meningkat dan nilai tambah dari setiap aset negara dapat dimaksimalkan demi kemakmuran rakyat. (BPMI Setpres)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....