Harga Bawang dan Cabai Melonjak, Pemerintah Daerah Perketat Pengendalian Inflasi
- 14 Apr 2026 07:11 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kenaikan harga komoditas pangan kembali menjadi perhatian utama dalam upaya pengendalian inflasi pada April 2026. Pemerintah menyoroti sejumlah bahan pokok yang mengalami lonjakan signifikan, terutama bawang merah dan cabai rawit.
Kedua komoditas ini dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga di tingkat nasional maupun daerah. Selain menjadi kebutuhan pokok masyarakat, fluktuasi harganya juga cukup sensitif terhadap perubahan pasokan dan distribusi.
Bawang merah tercatat mengalami kenaikan signifikan secara nasional dalam beberapa pekan terakhir. Harga rata-rata komoditas ini bahkan telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, menyebut harga bawang merah saat ini mencapai Rp44.402 per kilogram. Angka tersebut berada di atas HAP sebesar Rp41.500 per kilogram.
“Bawang merah mengalami kenaikan 5,22 persen dan terjadi di lebih dari 223 kabupaten/kota,” ujarnya pada Senin 13 April 2026. Ia menambahkan peningkatan ini menunjukkan tekanan harga yang cukup luas di berbagai wilayah.
Selain bawang merah, cabai rawit juga menunjukkan tren kenaikan yang cukup tinggi. Harga komoditas ini tercatat mencapai Rp75.560 per kilogram, jauh melampaui HAP yang berada di angka Rp57.000.
Kenaikan harga cabai rawit terjadi di 126 kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan di beberapa daerah, harga tercatat jauh melampaui batas acuan akibat terbatasnya pasokan dan tingginya permintaan.
“Cabai rawit dan telur ayam ras masih menjadi komoditas yang harus diwaspadai karena kenaikannya cukup luas di daerah,” katanya. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu tekanan inflasi jika tidak segera diantisipasi.
Pemerintah daerah pun diminta untuk meningkatkan langkah intervensi, termasuk melalui operasi pasar dan penguatan distribusi pangan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah dinamika inflasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....