Prabowo Singgung Mobil Dinas Rp8 Miliar di Kaltim, Ingatkan Kebijakan Efisiensi
- 20 Mar 2026 05:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyinggung pengadaan mobil dinas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur senilai sekitar Rp8 miliar saat membahas efisiensi anggaran negara.
Hal itu ia sampaikan dalam diskusi bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab” bersama pengamat dan jurnalis di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 17 Maret 2026. Dalam forum tersebut, Prabowo menyoroti pentingnya penggunaan anggaran yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Anda lihat sendiri, kita buka-bukaan. Ada pemerintah daerah, dia beli mobil dinas gubernur berapa, Rp8 miliar. Saya presiden Indonesia, saya pakai mobil Maung buatan Indonesia yang harganya Rp700 juta atau Rp1 miliar karena ada anti peluru” ujar Prabowo, dikutip dari kanal YouTube resmi Presiden Prabowo yang tayang pada Kamis, 19 Maret 2026.
Pernyataan itu muncul ketika Prabowo menanggapi pertanyaan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Muhammad Faisal, mengenai tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah di tengah potensi kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Menurut Faisal, dengan kondisi harga minyak mencapai 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel dan Rupiah Rp17 ribu per dolar AS, berisiko mendorong rasio subsidi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melampaui 3 persen. Terlebih, dengan situasi negara yang saat ini sedang fokus melakukan efisiensi.
Namun, Prabowo menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak melampaui batas 3 persen, meskipun terdapat tekanan global yang berpotensi meningkatkan beban subsidi energi.
Ia juga menekankan, skema efisiensi justru telah membantu negara berhemat hingga Rp308 triliun. Meski begitu, Prabowo tidak menampik di beberapa daerah masih ada efisiensi anggaran yang tidak tepat sasaran.
"Kita buka-bukaan. Saya berani. Jangan menantang Pemerintah Pusat. Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi, tidak dilaksanakan. Jadi kita harus terbuka, harus fair (adil)," kata Presiden, tegas.
Ia menilai, efisiensi anggaran tidak hanya dilakukan melalui penghematan belanja, tetapi juga dengan memastikan penggunaan dana publik benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Coba kita selidiki semua. Itu yang kita minta, kesadaran dan rasa tanggung jawab. Bupati dan Gubernur kerja untuk rakyatmu,” kata Prabowo.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengembalikan mobil dinas yang sempat menjadi sorotan tersebut kepada pihak penyedia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, memastikan proses pengembalian kendaraan telah dilakukan sesuai prosedur pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Proses pengembalian mobil dinas Pemprov Kaltim telah diserahkan kembali kepada penyedia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 11 Maret 2026.
Secara administrasi, nilai pengadaan kendaraan itu tercatat sekitar Rp8,49 miliar yang terdiri dari harga unit dan pajak. Dana pokok pembelian sebesar Rp7,54 miliar telah dikembalikan ke kas daerah, sementara proses pengurusan restitusi pajak masih dilakukan melalui kantor pelayanan pajak setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....