Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ramadan dan Idulfitri
- 11 Feb 2026 06:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I Tahun 2026 dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut mencakup diskon transportasi, penerapan work from anywhere (WFA), serta bantuan pangan bagi masyarakat. Peluncuran dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa 10 Februari 2026.
Dikutip dari laman Setneg.go.id, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan kebijakan ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, sekaligus memberikan keringanan bagi masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri.
“Kita akan meringankan beban saudara-saudara kita yang berpuasa dan merayakan Lebaran, yang akan bersilaturahmi, mudik atau pulang kampung. Pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api, tiket pesawat, serta tiket penyeberangan, semata-mata untuk membantu masyarakat,” ujar Mensesneg.
Selain stimulus transportasi, pemerintah juga mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan mudik Lebaran 2026. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperkuat guna memastikan kelayakan infrastruktur jalan, terutama di tengah tingginya curah hujan yang berpotensi menyebabkan kerusakan jalan.
“Kita harus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan jalan, terutama saat musim hujan yang menyebabkan banyak lubang dan bahkan menimbulkan korban. Pemerintah sangat prihatin dan terus mengingatkan jajaran terkait agar memperhatikan hal-hal kecil yang berisiko fatal,” katanya.
Dalam upaya memperkuat daya beli masyarakat, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Bantuan tersebut diberikan sekaligus untuk dua bulan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok desil 1 hingga desil 4.
“Pemerintah bekerja keras agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan baik. Kami terus memikirkan cara untuk meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya pada kelompok desil 1 sampai desil 4,” ucap Mensesneg.
Pemerintah berharap Paket Stimulus Ekonomi Ramadan dan Idulfitri 2026 ini mampu mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan pertama tahun 2026.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan stabilitas harga, kelancaran arus mudik, serta peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....