Usai Dilantik, Wamenkeu Juda Tekankan Sinergi Fiskal

  • 06 Feb 2026 10:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. Sesudah pelantikan Juda Agung mengatakan kesan dan pandangannya menyangkut tugasnya yang baru di Kementerian Keuangan.

Dilansir dari Setneg.go.id, Juda mengatakan, Presiden Prabowo mengimbau pentingnya koordinasi kebijakan antar lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Poinnya pentingnya dari bapak Presiden untuk mendorong tumbuhnya ekonomi, dan dapat mencapai program-program pemerintahan yang telah direncanakan, tentu saja harus saling koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Dan juga tentu saja kebijakan di sektor riil, sehingga akan menjadi efektif di dalam usaha kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujarnya kepada awak media setelah dilantik.

Juda menjawab pertanyaan masalah kebijakan intervensi nilai tukar rupiah bahwa untuk hal itu sepenuhnya berada dalam kewenangan Bank Indonesia.

“Selama itu kebijakan moneter, itu di dalam wilayah Bank Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, untuk usaha peningkatan integritas pejabat dan tata kelola kelembagaan, Juda menjelaskan langkah-langkah yang sudah dijalankan Menteri Keuangan dalam beberapa bulan terakhir merupakan usaha penguatan yang sudah tepat. Juda turut memperhatikan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter, diantaranya dengan pertukaran pengalaman antarlembaga, untuk memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi nasional.

“Pengalaman saya yang cukup lama bergelut di Bank Indonesia, kemudian di otoritas fiskal, menurut saya tentu saja sinerginya akan lebih baik, begitu juga Pak Thomas yang dulunya di otoritas fiskal, kemudian di moneter. Jadi sinerginya antara dua kebijakan akan lebih baik, dibandingkan kalau masing-masing di otoritasnya,” ujarnya. (BPMI Setpres)

 

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....