Pertamina Siap Salurkan BBM Subsidi Kapal Sungai
- 27 Jan 2026 12:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan siap mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada pengguna yang berhak sepanjang memenuhi ketentuan dan regulasi yang ditetapkan. Hal ini menyusul permintaan masyarakat mengenai kebutuhan BBM bersubsidi bagi kapal transportasi sungai rute Samarinda - Melak - Mahakam Ulu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung kelancaran transportasi publik dengan memastikan pasokan BBM bersubsidi di wilayah Samarinda dan sekitarnya selalu tersedia dan mencukupi. Namun, tetap dengan mengedepankan mekanisme sesuai regulasi dan aspek legalitas yang berlaku.
"Dalam penyalurannya tetap mengikuti aturan yakni dengan surat rekomendasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh BPH Migas agar subsidi tepat sasaran,” ujar Edi dalam rilis yang diterima rri.co.id, Senin, 26 Januari 2026.
Saat ini, lanjutnya, Pertamina telah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mencarikan solusi mengenai kendala pelayanan yang dialami pemilik kapal. Salah satu yang dibahas, yaitu memastikan persyaratan administratif, khususnya bagi kapal dengan mesin pendam, selaras dengan regulasi pusat.
Sebab, kini kapal transportasi sungai rute Samarinda - Melak, Kabupaten Kutai Barat - Kabupaten Mahakam Ulu dilakukan oleh kapal bermesin pedam (bukan mesin tempel), sehingga diharuskan terdaftar melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan.
"Kami sangat memahami peran vital angkutan sungai bagi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, jika surat rekomendasi telah diterbitkan kembali oleh instansi berwenang, lembaga penyalur resmi kami siap untuk segera menyalurkan BBM subsidi sesuai dengan kuota dan ketentuan yang berlaku," kata Edi.
Ia memastikan, pihaknya juga menggandeng Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam berkoordinasi dengan BPH Migas untuk mencari solusi administratif yang tepat bagi keberlangsungan pelayanan angkutan sungai.
"Supaya penyaluran BBM bersubsidi bagi kapal transportasi sungai dapat kembali berjalan normal kembali ,” ujar Edi, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....