Anggota DPR Adian Napitupulu Dukung Kelanjutan IKN
- 30 Sep 2025 21:15 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur sejak Senin hingga Selasa (30/9/2025). Kunjungan ini dipimpin wakil ketua BAM DPR, Adiana Napitupulu dengan agenda utama menyerap aspirasi warga sekitar IKN, khususnya di Kota Balikpapan.
Adian juga meninjau pembangunan tahap dua di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah pembangunan kawasan legislatif, yudikatif dan istana presiden. Politikus PDI Perjuangan itu sempat menyoroti konflik agraria yang masih dirasakan sebagian warga akibat pembangunan IKN.
Meski begitu, ia tetap menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan proyek strategis nasional tersebut. “IKN ini akan semakin berkembang ketika kemudian sudah ada mobilisasi pemberangkatan besar-besaran dari berbagai wilayah lain untuk memenuhi ibu kota politik, itu pasti akan ada pergesekan budaya,” kata Adian saat mengadakan pertemuan dengan OIKN dan Pemkot Balikpapan di Balikpapan.
Adian optimis IKN bisa difungsikan sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028 sesuai dengan rencana pemerintah.
“Optimis, akhir 2027 harusnya sudah rampung semua, 2028 kita bisa fungsional jadi ibu kota politik di sini,” ujar Adian saat meninjau persil pembangunan di Kompleks Perkantoran Legislatif.
Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyambut baik dukungan yang diberikan BAM DPR RI. Menurut Basuki, sinergi dengan parlemen sangat penting untuk memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai target.
“Pembangunan IKN yang ditargetkan pada kami sekarang adalah 3 tahun harus jadi ibu kota politik,” ujarnya.
Basuki menyebut saat ini pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif memasuki tahap lanjutan. Kawasan yang menjadi simbol trias politika ini ditargetkan selesai pada 2027 hingga 2028.
“Untuk lanjutan pembangunan yaitu bangunan gedung dan kawasan lembaga DPR, DPD, MPR, ruang sidang parimpurna, MA, Plasa Keadilan, MK, KY yang telah dimulai pada tahun 2025 ini. Karena ini MYC atau multiyears kontrak yang akan kami lakukan pada tahun 2025 sampai 2027,” ucapnya.
Basuki berharap, kualitas pembangunan tetap terjaga sekaligus memastikan keberlanjutan IKN sebagai kota hijau, pintar dan modern. Otorita IKN juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, baik pusat maupun daerah untuk mewujudkan visi besar IKN sebagai simbol peradaban baru Indonesia.